Conjunction (Kata Hubung): Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contoh Lengkap

CONJUNCTION — KATA HUBUNG

A. Pengertian Conjunction

Conjunction adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan kata, frasa, klausa, atau kalimat sehingga hubungan antar bagiannya menjadi jelas.

Dalam bahasa Indonesia, conjunction disebut kata hubung atau konjungsi.

Contoh sederhana:

I like tea and coffee.

Saya suka teh dan kopi.

Kata and menghubungkan dua kata, yaitu tea dan coffee.

Contoh lain:

I was tired, but I continued studying.

Saya lelah, tetapi saya tetap belajar.

Kata but menghubungkan dua gagasan yang berlawanan.


B. Fungsi Conjunction

Conjunction digunakan untuk menghubungkan:

1. Kata dengan kata

Rina likes apples and oranges. Rina menyukai apel dan jeruk.

2. Frasa dengan frasa

He studies in the morning and in the evening. Dia belajar di pagi hari dan di sore hari.

3. Klausa dengan klausa

I stayed at home because it was raining. Saya tetap di rumah karena sedang hujan.

4. Kalimat atau gagasan

I wanted to go outside, but it was raining. Saya ingin pergi ke luar, tetapi sedang hujan.


C. Jenis-Jenis Conjunction

Secara umum, conjunction dapat dibagi menjadi 3 kelompok utama:

  1. Coordinating Conjunction
  2. Subordinating Conjunction
  3. Correlative Conjunction

1. COORDINATING CONJUNCTION

Coordinating conjunction digunakan untuk menghubungkan dua unsur yang setara.

Yang paling terkenal adalah:

FANBOYS

Huruf Conjunction Arti
F For karena/sebab
A And dan
N Nor dan juga tidak
B But tetapi
O Or atau
Y Yet namun/tetapi
S So jadi/sehingga

A. AND = dan

Digunakan untuk menambahkan informasi.

Pola:

A + and + B

Contoh:

I like apples and bananas. Saya suka apel dan pisang.

She is smart and kind. Dia pintar dan baik.

Rudi studies English and Mathematics. Rudi belajar bahasa Inggris dan Matematika.

Pembahasan:

Pada kalimat:

She is smart and kind.

and menghubungkan dua adjective:

  • smart = pintar
  • kind = baik

B. BUT = tetapi

Digunakan untuk menunjukkan pertentangan atau perbedaan.

Contoh:

I am tired, but I continue studying. Saya lelah, tetapi saya tetap belajar.

He is poor, but he is happy. Dia miskin, tetapi dia bahagia.

The test was difficult, but I passed it. Ujiannya sulit, tetapi saya lulus.

Pembahasan:

The test was difficult, but I passed it.

Ada dua gagasan:

  1. The test was difficult.
  2. I passed it.

Keduanya bertentangan, sehingga digunakan but.


C. OR = atau

Digunakan untuk menunjukkan pilihan.

Contoh:

Do you want tea or coffee? Apakah kamu ingin teh atau kopi?

You can stay here or go home. Kamu bisa tinggal di sini atau pulang.

Is she a teacher or a student? Apakah dia seorang guru atau siswa?

Pembahasan:

Do you want tea or coffee?

Ada dua pilihan:

  • tea
  • coffee

Maka digunakan or.


D. SO = jadi/sehingga

Digunakan untuk menunjukkan hasil atau akibat.

Contoh:

It was raining, so I stayed at home. Hujan turun, jadi saya tinggal di rumah.

I was hungry, so I ate some bread. Saya lapar, jadi saya makan roti.

She studied hard, so she passed the test. Dia belajar dengan giat, sehingga dia lulus ujian.

Pola:

Cause + so + result

Contoh:

I was sick so I stayed at home.

Cause: I was sick. Result: I stayed at home.


E. FOR = karena/sebab

For dapat digunakan untuk memberikan alasan. Dalam penggunaan ini, for cenderung lebih formal dan lebih jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari dibanding because.

Contoh:

I stayed at home, for I was sick. Saya tinggal di rumah karena saya sakit.

She was happy, for she passed the exam. Dia bahagia karena dia lulus ujian.

Untuk percakapan sehari-hari, biasanya lebih natural:

I stayed at home because I was sick.


F. YET = namun/tetapi

Yet dapat menunjukkan pertentangan, mirip dengan but.

Contoh:

He is young, yet he is very responsible. Dia masih muda, namun dia sangat bertanggung jawab.

The task was difficult, yet she finished it. Tugas itu sulit, tetapi dia menyelesaikannya.


G. NOR = dan juga tidak

Nor biasanya digunakan setelah pernyataan negatif untuk menambahkan unsur negatif lainnya.

Contoh:

She doesn’t like coffee, nor does she like tea. Dia tidak suka kopi, dan dia juga tidak suka teh.

Perhatikan pola setelah nor:

nor + auxiliary + subject + verb

Contoh:

He doesn’t play football, nor does he play basketball.

Bukan:

❌ nor he plays basketball.


2. SUBORDINATING CONJUNCTION

Subordinating conjunction menghubungkan independent clause dengan dependent clause.

Jenis ini digunakan untuk menunjukkan hubungan seperti:

  • waktu
  • sebab
  • kondisi
  • tujuan
  • pertentangan
  • akibat
  • perbandingan

A. BECAUSE = karena

Digunakan untuk memberikan alasan/sebab.

Pola 1:

Main clause + because + reason

I stayed home because I was sick. Saya tinggal di rumah karena saya sakit.

Pola 2:

Because + reason, main clause

Because I was sick, I stayed home. Karena saya sakit, saya tinggal di rumah.

Perhatikan:

I stayed home because I was sick.

I stayed home = akibat/tindakan I was sick = alasan


B. BECAUSE vs SO

Keduanya berkaitan dengan sebab dan akibat, tetapi penggunaannya berbeda.

BECAUSE

Menjelaskan alasan.

I stayed home because I was sick.

Artinya:

Saya tinggal di rumah karena saya sakit.

SO

Menjelaskan hasil/akibat.

I was sick, so I stayed home.

Artinya:

Saya sakit, jadi saya tinggal di rumah.

Perbandingan:

Because So
because = karena so = jadi/sehingga
memperkenalkan alasan memperkenalkan akibat
I stayed home because I was sick. I was sick, so I stayed home.

C. ALTHOUGH = meskipun

Digunakan untuk menunjukkan pertentangan.

Although it was raining, we went outside. Meskipun hujan, kami pergi ke luar.

I went to school although I was sick. Saya pergi ke sekolah meskipun saya sakit.

Pola:

Although + subject + verb, subject + verb

Contoh:

Although she was tired, she continued working.

Artinya:

Meskipun dia lelah, dia tetap bekerja.


D. THOUGH = meskipun

Though memiliki arti yang hampir sama dengan although.

Though he was tired, he continued working. Meskipun dia lelah, dia tetap bekerja.

Dalam percakapan, though sering digunakan secara lebih informal.


E. EVEN THOUGH = meskipun / walaupun

Digunakan untuk menunjukkan pertentangan yang lebih kuat.

Even though it was raining, they played football. Meskipun hujan, mereka bermain sepak bola.

She went to school even though she was sick. Dia pergi ke sekolah meskipun dia sakit.


F. IF = jika

Digunakan untuk menunjukkan syarat atau kondisi.

Contoh:

If it rains, I will stay at home. Jika hujan, saya akan tinggal di rumah.

If you study hard, you will pass the exam. Jika kamu belajar dengan giat, kamu akan lulus ujian.

Pola:

If + Simple Present, Simple Future

Contoh:

If I have time, I will visit you.

Artinya:

Jika saya punya waktu, saya akan mengunjungimu.


G. UNLESS = kecuali jika / jika tidak

Unless memiliki makna yang mirip dengan:

if … not

Contoh:

You will fail unless you study hard.

Artinya:

Kamu akan gagal jika kamu tidak belajar dengan giat.

Bandingkan:

If you don’t study hard, you will fail.

=

Unless you study hard, you will fail.

Catatan penting:

Jangan menggunakan not setelah unless dalam pola dasar ini.

❌ Unless you don’t study… ✅ Unless you study…


H. WHEN = ketika

Digunakan untuk menunjukkan waktu.

When I arrive home, I take a shower. Ketika saya sampai di rumah, saya mandi.

Call me when you arrive. Telepon saya ketika kamu tiba.


I. WHILE = ketika/selama

Biasanya digunakan untuk dua kegiatan yang berlangsung pada waktu yang sama.

I listened to music while I was studying. Saya mendengarkan musik ketika saya sedang belajar.

She was cooking while her mother was cleaning the house. Dia sedang memasak sementara ibunya sedang membersihkan rumah.


J. BEFORE = sebelum

Wash your hands before you eat. Cucilah tanganmu sebelum kamu makan.

I had breakfast before I went to school. Saya sarapan sebelum pergi ke sekolah.


K. AFTER = setelah

I took a shower after I played football. Saya mandi setelah bermain sepak bola.

After she finished her homework, she watched television. Setelah dia menyelesaikan pekerjaan rumahnya, dia menonton televisi.


L. UNTIL = sampai

Wait here until I come back. Tunggu di sini sampai saya kembali.

She studied until midnight. Dia belajar sampai tengah malam.


M. SINCE = sejak/karena

Since mempunyai dua penggunaan penting.

1. Since = sejak

I have lived here since I was a child. Saya sudah tinggal di sini sejak saya masih kecil.

2. Since = karena

Since you are tired, you should rest. Karena kamu lelah, kamu sebaiknya beristirahat.


N. AS = karena / ketika / seperti

As mempunyai beberapa makna tergantung konteks.

Sebagai “karena”:

As it was raining, we stayed home. Karena sedang hujan, kami tinggal di rumah.

Sebagai “ketika”:

As I was walking home, I saw my teacher. Ketika saya sedang berjalan pulang, saya melihat guru saya.


O. SO THAT = agar/sehingga

Digunakan untuk menunjukkan tujuan.

I study hard so that I can pass the exam. Saya belajar dengan giat agar saya dapat lulus ujian.

She spoke loudly so that everyone could hear her. Dia berbicara dengan keras agar semua orang dapat mendengarnya.


P. AS SOON AS = segera setelah

As soon as I arrive, I will call you. Segera setelah saya tiba, saya akan meneleponmu.

She went to bed as soon as she finished her homework. Dia pergi tidur segera setelah menyelesaikan pekerjaan rumahnya.


Q. WHERE = di mana

Digunakan untuk menghubungkan informasi yang berkaitan dengan tempat.

This is the house where I was born. Ini adalah rumah tempat saya dilahirkan.


R. THAN = daripada

Biasanya digunakan dalam comparative degree.

Rina is taller than Sinta. Rina lebih tinggi daripada Sinta.

English is easier than I expected. Bahasa Inggris lebih mudah daripada yang saya kira.


3. CORRELATIVE CONJUNCTION

Correlative conjunction adalah pasangan kata hubung yang digunakan bersama-sama.

Beberapa pasangan penting:

Correlative Conjunction Arti
both … and baik … maupun
either … or entah … atau / salah satu
neither … nor tidak … maupun
not only … but also tidak hanya … tetapi juga
whether … or apakah … atau

A. BOTH … AND

Artinya:

baik … maupun / keduanya

Contoh:

Both Rina and Sinta are students. Baik Rina maupun Sinta adalah siswa.

I like both English and Mathematics. Saya menyukai bahasa Inggris dan Matematika.

Rumus:

Both + A + and + B


B. EITHER … OR

Artinya:

salah satu … atau …

Digunakan untuk memberikan dua pilihan.

Either Rina or Sinta will help you. Rina atau Sinta yang akan membantumu.

You can either stay here or go home. Kamu bisa tinggal di sini atau pulang.

Rumus:

Either + A + or + B


Laman: 1 2

Post Comment

You May Have Missed