Conjunctions: Pengertian, Jenis, Fungsi, Cara Penggunaan, dan Contoh dalam Bahasa Inggris

CONJUNCTIONS

Kata Hubung dalam Bahasa Inggris

A. Pengertian Conjunction

Conjunction adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan kata, frasa, klausa, atau kalimat sehingga hubungan antarbagian kalimat menjadi jelas.

Dalam bahasa Indonesia, conjunction disebut kata hubung atau konjungsi.

Contoh:

I like tea and coffee.
Saya suka teh dan kopi.

She was tired, but she continued studying.
Dia lelah, tetapi dia tetap belajar.

I stayed at home because it was raining.
Saya tinggal di rumah karena sedang hujan.

B. Jenis-Jenis Conjunction

Secara umum, conjunction dibagi menjadi 3 jenis utama:

  1. Coordinating Conjunction
  2. Subordinating Conjunction
  3. Correlative Conjunction

1. COORDINATING CONJUNCTION

Coordinating conjunction menghubungkan dua bagian yang setara.

Conjunction yang paling terkenal adalah:

FANBOYS

Conjunction Arti Fungsi
F – for karena/sebab menunjukkan alasan
A – and dan menambahkan informasi
N – nor juga tidak menambahkan pernyataan negatif
B – but tetapi menunjukkan pertentangan
O – or atau menunjukkan pilihan
Y – yet tetapi/namun menunjukkan pertentangan
S – so jadi/sehingga menunjukkan akibat

A. AND = dan

And digunakan untuk menambahkan informasi.

Pola:

Subject + Verb + …, and + Subject + Verb …

Contoh:

I like English and Mathematics.
Saya menyukai Bahasa Inggris dan Matematika.

Rina is smart and friendly.
Rina pintar dan ramah.

They played football and watched a movie.
Mereka bermain sepak bola dan menonton film.

Contoh menggabungkan kalimat:

Rudi is smart. Rudi is diligent.

Menjadi:

Rudi is smart and diligent.

Artinya:

Rudi pintar dan rajin.

B. BUT = tetapi

But digunakan untuk menunjukkan pertentangan atau perbedaan.

Contoh:

I am tired, but I continue studying.
Saya lelah, tetapi saya tetap belajar.

She is young, but she is very responsible.
Dia masih muda, tetapi dia sangat bertanggung jawab.

The test was difficult, but I could finish it.
Tes itu sulit, tetapi saya dapat menyelesaikannya.

Gabungan:

He is poor. He is happy.

→ He is poor, but he is happy.

Artinya:

Dia miskin, tetapi dia bahagia.

C. OR = atau

Or digunakan untuk menunjukkan pilihan atau alternatif.

Contoh:

Do you want tea or coffee?
Apakah kamu mau teh atau kopi?

You can take a bus or a train.
Kamu bisa naik bus atau kereta.

Study hard or you will fail the test.
Belajarlah dengan giat atau kamu akan gagal dalam ujian.

Contoh:

Would you like rice? Would you like noodles?

→ Would you like rice or noodles?

Artinya:

Apakah kamu mau nasi atau mi?

D. SO = jadi/sehingga

So digunakan untuk menunjukkan akibat atau hasil.

Contoh:

It was raining, so I stayed at home.
Hujan turun, jadi saya tinggal di rumah.

She was sick, so she went to the doctor.
Dia sakit, jadi dia pergi ke dokter.

I studied hard, so I passed the exam.
Saya belajar dengan giat, jadi saya lulus ujian.

Hubungan:

Cause → So → Result

I was hungry → so → I ate some rice.

Saya lapar → jadi → saya makan nasi.

E. FOR = karena/sebab

For dapat digunakan untuk memberikan alasan, tetapi penggunaannya lebih formal dan tidak sesering because.

Contoh:

I stayed at home, for it was raining heavily.

Artinya:

Saya tinggal di rumah karena hujan turun dengan deras.

Untuk siswa SMP, penggunaan because biasanya lebih umum.

F. YET = tetapi/namun

Yet dapat menunjukkan pertentangan, mirip dengan but.

Contoh:

He is very young, yet he is very responsible.
Dia masih sangat muda, namun dia sangat bertanggung jawab.

The task was difficult, yet she completed it.
Tugas itu sulit, namun dia menyelesaikannya.

G. NOR = juga tidak

Nor digunakan untuk menghubungkan pernyataan negatif.

Contoh:

She doesn’t like coffee, nor does she like tea.

Artinya:

Dia tidak suka kopi, dan dia juga tidak suka teh.

Contoh sederhana:

He cannot swim, nor can he ride a bicycle.

Artinya:

Dia tidak bisa berenang, dan dia juga tidak bisa naik sepeda.

2. SUBORDINATING CONJUNCTION

Subordinating conjunction menghubungkan independent clause dengan dependent clause.

Jenis ini sangat penting karena dapat menunjukkan hubungan:

  • waktu
  • alasan
  • kondisi
  • pertentangan
  • tujuan
  • hasil
  • dan sebagainya.

A. BECAUSE = karena

Because menunjukkan alasan/sebab.

Pola:

Main Clause + because + Reason

Contoh:

I stayed home because I was sick.

Artinya:

Saya tinggal di rumah karena saya sakit.

Contoh lainnya:

She was absent because she was sick.
Dia tidak masuk karena dia sakit.

We were late because the bus broke down.
Kami terlambat karena busnya rusak.

Because vs So

Perhatikan:

I was hungry, so I ate.

Saya lapar, jadi saya makan.

Sedangkan:

I ate because I was hungry.

Saya makan karena saya lapar.

Ingat:

BECAUSE → alasan

SO → akibat

B. ALTHOUGH = meskipun/walaupun

Although digunakan untuk menunjukkan pertentangan.

Contoh:

Although it was raining, we went to school.

Artinya:

Meskipun sedang hujan, kami pergi ke sekolah.

Pola lain:

We went to school although it was raining.

Artinya:

Kami pergi ke sekolah meskipun sedang hujan.

Contoh:

Although she was tired, she continued studying.
Meskipun dia lelah, dia tetap belajar.

He went outside although it was raining.
Dia pergi keluar meskipun sedang hujan.

C. THOUGH = meskipun

Though memiliki arti yang hampir sama dengan although.

Contoh:

Though he was tired, he continued working.

Artinya:

Meskipun dia lelah, dia tetap bekerja.

Though biasanya terasa sedikit lebih informal.

D. EVEN THOUGH = meskipun

Even though juga berarti meskipun, tetapi biasanya memberikan penekanan yang lebih kuat.

Even though it was raining, they played football.

Artinya:

Meskipun hujan, mereka bermain sepak bola.

Perbandingan:

Although it was difficult, I finished it.

Even though it was very difficult, I finished it.

Keduanya benar, tetapi even though memberikan penekanan lebih kuat.

E. IF = jika

If digunakan untuk menunjukkan kondisi/syarat.

Contoh:

If you study hard, you will pass the exam.

Artinya:

Jika kamu belajar dengan giat, kamu akan lulus ujian.

Pola umum:

If + Simple Present, will + V1

Contoh:

If it rains, I will stay at home.
Jika hujan, saya akan tinggal di rumah.

If you work hard, you will succeed.
Jika kamu bekerja keras, kamu akan berhasil.

F. UNLESS = kecuali jika

Unless berarti kecuali jika atau secara sederhana dapat dipahami sebagai jika tidak.

Contoh:

You will fail unless you study hard.

Artinya:

Kamu akan gagal jika kamu tidak belajar dengan giat.

Perhatikan:

If you don’t study, you will fail.

≈

Unless you study, you will fail.

G. WHEN = ketika

When digunakan untuk menunjukkan waktu.

Contoh:

Call me when you arrive.

Artinya:

Telepon saya ketika kamu tiba.

When I got home, my mother was cooking.

Artinya:

Ketika saya sampai di rumah, ibu saya sedang memasak.

H. WHILE = ketika/selama

While digunakan untuk menunjukkan dua kegiatan yang berlangsung pada waktu yang sama.

Contoh:

I listened to music while I was studying.

Artinya:

Saya mendengarkan musik ketika saya sedang belajar.

She was cooking while her brother was watching TV.

Artinya:

Dia sedang memasak sementara saudara laki-lakinya sedang menonton TV.

I. BEFORE = sebelum

Before berarti sebelum.

Contoh:

Wash your hands before you eat.

Artinya:

Cucilah tanganmu sebelum kamu makan.

I brushed my teeth before I went to bed.

Artinya:

Saya menyikat gigi sebelum tidur.

J. AFTER = setelah

After berarti setelah.

Contoh:

I went to school after I had breakfast.

Artinya:

Saya pergi ke sekolah setelah sarapan.

After she finished her homework, she watched TV.

Artinya:

Setelah menyelesaikan pekerjaan rumahnya, dia menonton TV.

K. SINCE = sejak

Since menunjukkan waktu mulai suatu kegiatan/keadaan.

Contoh:

I have lived here since 2020.

Artinya:

Saya telah tinggal di sini sejak tahun 2020.

She has known him since childhood.

Artinya:

Dia telah mengenalnya sejak masa kanak-kanak.

L. UNTIL / TILL = sampai

Contoh:

Wait here until I come back.

Artinya:

Tunggu di sini sampai saya kembali.

We studied until 9 p.m.

Artinya:

Kami belajar sampai pukul 9 malam.

M. AS = ketika/karena/sebagaimana

As memiliki beberapa fungsi.

Menunjukkan waktu:

As I was walking home, I saw Rina.

Artinya:

Ketika saya sedang berjalan pulang, saya melihat Rina.

Menunjukkan alasan:

As it was raining, we stayed home.

Artinya:

Karena hujan, kami tinggal di rumah.

N. SO THAT = sehingga/agar

So that dapat digunakan untuk menunjukkan tujuan.

Contoh:

I study hard so that I can pass the exam.

Artinya:

Saya belajar dengan giat agar saya dapat lulus ujian.

She spoke slowly so that everyone could understand her.

Artinya:

Dia berbicara dengan pelan agar semua orang dapat memahaminya.

O. BECAUSE OF = karena

Because of juga berarti karena, tetapi ada perbedaan struktur dengan because.

Laman: 1 2

Post Comment

You May Have Missed