Past Future Tense: Pengertian, Fungsi, Kapan Digunakan, Rumus, dan Contoh Kalimat
PAST FUTURE TENSE
Past Future Tense digunakan untuk menyatakan rencana, niat, atau kejadian yang akan terjadi di masa depan tetapi dilihat dari sudut pandang masa lalu.
Contoh:
She said that she would come.
Dia berkata bahwa dia akan datang.
Ada dua bentuk utama:
- Past Future Verbal → menggunakan kata kerja (Verb)
- Past Future Nominal → menggunakan be (would be) tanpa kata kerja utama.
A. PAST FUTURE VERBAL
1. Kalimat Positif (+)
Rumus:
Subject + would + Verb 1 + Object/Complement
| Subject | Would | Verb 1 |
|---|---|---|
| I | would | study |
| You | would | study |
| We | would | study |
| They | would | study |
| He | would | study |
| She | would | study |
| It | would | study |
Contoh:
- I would study English.
Saya akan belajar bahasa Inggris. - She would visit her grandmother.
Dia akan mengunjungi neneknya. - They would play football.
Mereka akan bermain sepak bola. - He would buy a new bicycle.
Dia akan membeli sepeda baru. - We would go to Jakarta.
Kami akan pergi ke Jakarta.
2. Kalimat Negatif (-)
Rumus:
Subject + would not + Verb 1 + Object/Complement
would not = wouldn’t
Contoh:
- I would not study English.
Saya tidak akan belajar bahasa Inggris. - She would not visit her grandmother.
Dia tidak akan mengunjungi neneknya. - They would not play football.
Mereka tidak akan bermain sepak bola. - He wouldn’t buy a new bicycle.
Dia tidak akan membeli sepeda baru. - We wouldn’t go to Jakarta.
Kami tidak akan pergi ke Jakarta.
3. Kalimat Tanya (?)
Rumus:
Would + Subject + Verb 1 + Object/Complement?
Contoh:
- Would you study English?
Apakah kamu akan belajar bahasa Inggris? - Would she visit her grandmother?
Apakah dia akan mengunjungi neneknya? - Would they play football?
Apakah mereka akan bermain sepak bola? - Would he buy a new bicycle?
Apakah dia akan membeli sepeda baru? - Would we go to Jakarta?
Apakah kita akan pergi ke Jakarta?
B. PAST FUTURE NOMINAL
Past Future nominal digunakan ketika setelah would tidak ada kata kerja utama, tetapi menggunakan be.
Rumus:
Subject + would + be + Complement
Complement dapat berupa:
- adjective/kata sifat
- noun/kata benda
- adverb/keterangan
1. Kalimat Positif (+)
Subject + would + be + Complement
Contoh dengan adjective:
- I would be happy.
Saya akan bahagia. - She would be tired.
Dia akan lelah. - He would be busy.
Dia akan sibuk. - They would be ready.
Mereka akan siap. - We would be late.
Kami akan terlambat.
Contoh dengan noun:
- I would be a teacher.
Saya akan menjadi seorang guru. - She would be a doctor.
Dia akan menjadi seorang dokter. - He would be the leader.
Dia akan menjadi pemimpin.
2. Kalimat Negatif (-)
Subject + would not + be + Complement
Contoh:
- I would not be happy.
Saya tidak akan bahagia. - She would not be tired.
Dia tidak akan lelah. - He would not be busy.
Dia tidak akan sibuk. - They would not be ready.
Mereka tidak akan siap. - We wouldn’t be late.
Kami tidak akan terlambat. - She wouldn’t be a doctor.
Dia tidak akan menjadi seorang dokter.
3. Kalimat Tanya (?)
Would + Subject + be + Complement?
Contoh:
- Would you be happy?
Apakah kamu akan bahagia? - Would she be tired?
Apakah dia akan lelah? - Would he be busy?
Apakah dia akan sibuk? - Would they be ready?
Apakah mereka akan siap? - Would she be a doctor?
Apakah dia akan menjadi seorang dokter?
C. PERBEDAAN VERBAL DAN NOMINAL
| Verbal | Nominal |
|---|---|
| Menggunakan Verb 1 | Menggunakan be |
| would + V1 | would + be + complement |
| She would study. | She would be happy. |
| Dia akan belajar. | Dia akan bahagia. |
| They would play football. | They would be tired. |
| Mereka akan bermain sepak bola. | Mereka akan lelah. |
Ingat:
❌ She would is happy.
❌ She would was happy.
✅ She would be happy.
Karena setelah would, bentuk be tetap be, bukan is/am/are/was/were.
D. PAST FUTURE DENGAN “WAS/WERE GOING TO”
Selain would, Past Future juga dapat menggunakan:
was/were + going to + Verb 1
Digunakan untuk menyatakan rencana yang akan dilakukan berdasarkan sudut pandang masa lalu.



Post Comment