Kalimat She usually walks to school memberikan informasi berbeda dari She sometimes walks to school. Meskipun keduanya menggambarkan kebiasaan, masing-masing menunjukkan seberapa sering seseorang melakukan kegiatan.
Dalam bahasa Inggris, kata seperti always, usually, often, sometimes, rarely, dan never termasuk kelompok adverbs of frequency atau kata keterangan frekuensi.
Selain membantu menjelaskan kebiasaan, kata-kata tersebut membuat informasi dalam kalimat menjadi lebih spesifik. Oleh karena itu, memahami fungsi dan posisinya sangat penting ketika mempelajari tata bahasa Inggris.
Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari pengertian adverbs of frequency, jenis, makna, dan aturan penempatannya. Selain itu, pembahasan mencakup penggunaan dengan kata kerja biasa, to be, modal, kalimat negatif, dan pertanyaan.
Sebagai pelengkap, tersedia 15 soal latihan beserta kunci jawaban dan pembahasan.
Pengertian Adverbs of Frequency
Adverbs of frequency merupakan kata atau frasa yang menjelaskan seberapa sering suatu kegiatan, kebiasaan, atau peristiwa terjadi.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita menggunakan keterangan frekuensi untuk membicarakan rutinitas, jadwal belajar, kebiasaan makan, hingga aktivitas sekolah.
Sebagai contoh, kalimat I often read before bed menunjukkan kebiasaan membaca sebelum tidur.
Namun, penggunaan adverbs of frequency tidak terbatas pada kegiatan saat ini. Kata keterangan frekuensi juga dapat menggambarkan kebiasaan pada masa lalu.
Perhatikan contoh berikut:
When I lived near the beach, I often swam in the morning.
Kalimat tersebut menjelaskan kebiasaan berenang pada masa lalu. Sementara itu, kata often tetap menunjukkan bahwa kegiatan tersebut sering terjadi.
Dengan demikian, tense menentukan waktu kebiasaan, sedangkan adverbs of frequency menjelaskan tingkat keseringannya. Karena itu, adverbs of frequency tidak hanya muncul dalam simple present tense. [1]
Jenis dan Makna Kata Keterangan Frekuensi
Bahasa Inggris memiliki beberapa adverbs of frequency yang sering muncul dalam percakapan maupun tulisan.
Masing-masing kata memberikan gambaran mengenai tingkat keseringan suatu kegiatan. Namun, maknanya tidak selalu menunjukkan jumlah kejadian yang pasti.
Agar lebih mudah memahaminya, perhatikan tabel berikut.
| Adverb | Makna umum | Contoh |
|---|---|---|
| Always | Selalu atau setiap kesempatan yang relevan | I always lock the door. |
| Usually | Biasanya | Nadia usually brings lunch. |
| Often | Sering | We often practise together. |
| Sometimes | Kadang-kadang | They sometimes take the train. |
| Occasionally | Sesekali | The club occasionally meets online. |
| Rarely / seldom | Jarang | I rarely drink soda. |
| Hardly ever | Hampir tidak pernah | He hardly ever arrives late. |
| Never | Tidak pernah | She never skips breakfast. |
Melalui tabel tersebut, Anda dapat melihat perbedaan makna setiap kata keterangan frekuensi.
Sebagai contoh, always menunjukkan kebiasaan yang berlangsung secara konsisten dalam konteks tertentu. Sebaliknya, never menunjukkan bahwa suatu kegiatan tidak pernah terjadi dalam konteks yang pembicara maksud.
Sementara itu, sometimes menggambarkan kegiatan yang hanya berlangsung pada beberapa kesempatan.
Oleh karena itu, pemilihan adverb harus mengikuti keadaan atau kebiasaan yang ingin Anda jelaskan.
Persentase frekuensi bukan aturan baku
Beberapa buku pelajaran menggunakan persentase untuk menjelaskan adverbs of frequency.
Misalnya, always sering memperoleh gambaran 100%, sedangkan usually memiliki perkiraan 80–90%.
Namun, angka tersebut hanya membantu pembelajar membayangkan tingkat keseringan secara umum. Bahasa Inggris sehari-hari tidak menetapkan batas statistik yang pasti untuk setiap kata.
Sebagai contoh, seseorang dapat mengatakan I usually walk tanpa menghitung berapa persen hari ia berjalan kaki.
Karena itu, jangan menganggap angka persentase sebagai aturan mutlak.
Sebaliknya, gunakan makna dan konteks untuk menentukan kata keterangan frekuensi yang paling sesuai.
Often dan usually tidak persis sama
Sekilas, often dan usually memiliki makna yang hampir sama. Namun, keduanya memberikan penekanan berbeda.
Kata usually menggambarkan kebiasaan utama atau sesuatu yang umumnya menjadi pola.
Sebagai contoh:
She usually works from home.
Kalimat tersebut menunjukkan bahwa bekerja dari rumah merupakan kebiasaan umum seseorang.
Sementara itu, often lebih menekankan bahwa suatu kegiatan sering terjadi.
Perhatikan contoh berikut:
She often works from home.
Meskipun seseorang sering bekerja dari rumah, hal tersebut belum tentu menjadi pola yang paling dominan.
Dengan demikian, usually menekankan kebiasaan umum, sedangkan often menyoroti keseringan suatu peristiwa.
Posisi Frequency Adverb dengan Main Verb
Ketika menggunakan kata kerja biasa atau main verb, adverbs of frequency umumnya muncul sebelum kata kerja utama.
Oleh karena itu, pola yang paling lazim adalah:
Subject + Adverb of Frequency + Main Verb
Perhatikan contoh berikut:
- I always check my notes.
- Rina often visits the library.
- We rarely watch television on weekdays.
Pada ketiga contoh tersebut, adverb muncul sebelum kata kerja utama.
Sebagai contoh, often berada sebelum visits, sedangkan rarely muncul sebelum watch.
Karena itu, susunan Rina often visits the library lebih alami daripada Rina visits often the library dalam pernyataan netral.
Dengan mengikuti pola tersebut, Anda dapat menyusun kalimat kebiasaan secara lebih tepat. [2]
Orang ketiga tunggal tetap membutuhkan -s/-es
Meskipun kalimat menggunakan adverbs of frequency, aturan perubahan kata kerja dalam simple present tetap berlaku.
Sebagai contoh:
He usually studies after dinner.
Kalimat tersebut menggunakan studies, bukan study, karena subjek he merupakan orang ketiga tunggal.
Selain itu, penambahan adverb tidak mengubah aturan subject–verb agreement.
Dengan demikian, Anda tetap perlu memeriksa kesesuaian bentuk kata kerja dengan subjek kalimat.
Untuk mempelajari aturan tersebut secara lebih lengkap, baca artikel Simple Present Tense.
Posisi Adverb Setelah To Be
Berbeda dari kata kerja biasa, adverbs of frequency umumnya muncul setelah to be ketika be berfungsi sebagai kata kerja utama atau penghubung.
Bentuk to be meliputi am, is, are, was, dan were.
Oleh karena itu, pola yang umum adalah:
Subject + To Be + Adverb of Frequency + Complement
Perhatikan contoh berikut:
- Dina is always punctual.
- They are usually ready at seven.
- Our classroom was often crowded last year.
Pada contoh pertama, always muncul setelah is.
Sementara itu, kalimat kedua menggunakan usually setelah are. Kalimat ketiga juga menempatkan often setelah was.
Dengan demikian, posisi adverb bergantung pada jenis kata kerja dalam kalimat.
Namun, beberapa susunan lain dapat muncul ketika penutur ingin memberikan penekanan khusus.
Sebagai contoh, She always is tired mungkin muncul dalam konteks tertentu, tetapi She is always tired lebih netral untuk pembelajar awal.
Karena itu, jangan langsung menerapkan aturan “adverb selalu sebelum verb” tanpa memeriksa penggunaan to be. [2]
Posisi dengan Auxiliary dan Modal
Selain muncul bersama kata kerja biasa dan to be, adverbs of frequency juga dapat mengikuti auxiliary verb atau modal.
Dalam susunan yang umum, adverb frekuensi pendek muncul setelah auxiliary atau modal pertama dan sebelum kata kerja utama.
Sebagai contoh, kalimat You can always ask questions menggunakan always setelah modal can.
Sementara itu, She has often helped us menempatkan often setelah auxiliary has.
Untuk memahami pola tersebut, perhatikan tabel berikut.
| Struktur | Contoh | Penjelasan |
|---|---|---|
| Modal + adverb + V1 | You can always ask questions. | Always mengikuti can. |
| Have + adverb + V3 | She has often helped us. | Often mengikuti has. |
| Be auxiliary + adverb + V-ing | He is always losing his keys. | Always mengikuti is. |
| Pertanyaan + subject + adverb | Do you usually eat at home? | Usually muncul setelah subjek. |
Melalui tabel tersebut, terlihat bahwa adverbs of frequency dapat muncul dalam berbagai struktur.
Namun, penempatannya tidak selalu sama dengan pola kalimat yang hanya menggunakan satu kata kerja.
Oleh sebab itu, perhatikan auxiliary atau modal sebelum menentukan posisi adverb.
Always dengan continuous bisa menyiratkan sikap
Kata always juga dapat muncul bersama bentuk continuous.
Sebagai contoh:
He is always interrupting people.
Kalimat tersebut sering menunjukkan bahwa seseorang berulang kali menyela pembicaraan orang lain.
Namun, penggunaan always dalam contoh ini tidak berarti tindakan menyela berlangsung tanpa henti.
Sebaliknya, penutur mungkin ingin menekankan kebiasaan yang mengganggu.
Dengan demikian, kombinasi always dan continuous dapat memberikan makna tambahan berupa sikap atau penilaian penutur.
Meskipun demikian, penafsiran akhirnya tetap bergantung pada konteks percakapan. [3]
Sometimes Bisa di Awal atau Akhir Kalimat
Kata sometimes memiliki posisi yang lebih fleksibel daripada always dalam kalimat netral.
Sebagai contoh, ketiga kalimat berikut sama-sama benar:
- Sometimes I walk to school.
- I sometimes walk to school.
- I walk to school sometimes.
Ketiganya menyampaikan kebiasaan berjalan kaki ke sekolah pada beberapa kesempatan.
Namun, posisi sometimes dapat memengaruhi ritme dan penekanan kalimat.
Misalnya, penempatan pada awal kalimat dapat lebih menonjolkan informasi frekuensi.
Sementara itu, posisi tengah sering menghasilkan susunan yang netral.
Meskipun demikian, jangan menyamakan aturan tersebut dengan semua adverbs of frequency.
Sebagai contoh, Always I walk to school bukan susunan pernyataan netral yang lazim.
Karena itu, pembelajar perlu memahami bahwa setiap adverb dapat memiliki kebiasaan penempatan yang berbeda. [1]
Never, Rarely, dan Hardly Ever: Makna Negatif
Beberapa adverbs of frequency sudah memiliki makna negatif atau mendekati negatif.
Sebagai contoh, never berarti tidak pernah.
Karena itu, gunakan:
He never eats meat.
Sebaliknya, hindari He doesn’t never eat meat jika ingin menyampaikan negasi biasa dalam bahasa Inggris standar.
Selain itu, rarely dan hardly ever juga menunjukkan frekuensi rendah.
Kata rarely berarti jarang, sedangkan hardly ever berarti hampir tidak pernah.
Oleh sebab itu, penambahan not secara sembarangan dapat mengubah makna atau menghasilkan susunan yang tidak sesuai dengan maksud pembicara.
Dengan demikian, pahami makna negatif setiap kata sebelum menggabungkannya dengan bentuk negasi lain. [4]
Rarely dan seldom dalam tulisan
Kata rarely dan seldom sama-sama memiliki arti jarang.
Namun, seldom cenderung terasa lebih formal atau lebih jarang muncul dalam percakapan sehari-hari dibandingkan beberapa pilihan lainnya.
Sebagai contoh:
I rarely go to the cinema.
Kalimat tersebut terdengar alami untuk menyampaikan kebiasaan yang jarang terjadi.
Sementara itu, Anda juga dapat menggunakan seldom dalam tulisan yang sesuai.
Meskipun demikian, jangan memaksakan kata yang terasa lebih formal hanya agar tulisan terlihat rumit.
Sebaliknya, pilih kata yang paling sesuai dengan konteks dan pembaca.
How Often dan Ungkapan Frekuensi Pasti
Untuk menanyakan seberapa sering suatu kegiatan terjadi, bahasa Inggris menggunakan pertanyaan How often…?
Sebagai contoh:
How often do you practise English?
Pertanyaan tersebut meminta informasi frekuensi, bukan lamanya kegiatan berlangsung.
Oleh karena itu, jawabannya dapat menggunakan ungkapan seperti every day, twice a week, once a month, atau not very often.
Selain adverb tunggal, bahasa Inggris juga memiliki berbagai ungkapan frekuensi yang lebih spesifik.
Perhatikan tabel berikut.
| Ungkapan | Makna | Contoh |
|---|---|---|
| Every morning | Setiap pagi | We review vocabulary every morning. |
| Once a week | Sekali seminggu | She attends class once a week. |
| Twice a month | Dua kali sebulan | They visit twice a month. |
| Three times a year | Tiga kali setahun | The group meets three times a year. |
Berbeda dari adverb seperti always, ungkapan once a week biasanya muncul pada akhir atau awal klausa.
Sebagai contoh, He reads every night merupakan susunan yang alami.
Sementara itu, He always reads menggunakan adverb frekuensi sebelum kata kerja utama.
Dengan demikian, bentuk dan jenis keterangan frekuensi ikut memengaruhi posisinya dalam kalimat.
Frekuensi Berbeda dari Durasi dan Waktu
Ketika mempelajari adverbs of frequency, pembelajar juga perlu membedakan pertanyaan mengenai frekuensi, durasi, dan waktu.
Meskipun ketiganya berkaitan dengan kegiatan, informasi yang mereka minta berbeda.
Perhatikan contoh berikut:
- How often do you study? → Three times a week. (Frekuensi)
- How long do you study? → For an hour. (Durasi)
- When do you study? → After dinner. (Waktu)
Pertanyaan pertama menanyakan seberapa sering seseorang belajar.
Sebaliknya, pertanyaan kedua menanyakan berapa lama kegiatan belajar berlangsung.
Sementara itu, pertanyaan ketiga meminta informasi mengenai waktu pelaksanaan kegiatan.
Dengan demikian, jawaban yang benar secara tata bahasa belum tentu sesuai dengan pertanyaan.
Oleh karena itu, pahami informasi yang penanya inginkan sebelum memilih jawaban.
Untuk mempelajari berbagai bentuk pertanyaan, baca artikel Question Words.
Contoh Analisis Rutinitas Sekolah
Setelah memahami berbagai aturan, sekarang perhatikan penggunaan adverbs of frequency dalam sebuah paragraf.
Baca contoh berikut:
Rafi usually studies in the library after school. He sometimes works with friends, but he rarely brings his phone. His teacher is always pleased when he asks thoughtful questions.
Dalam paragraf tersebut, kata usually, sometimes, dan rarely muncul sebelum kata kerja utama.
Sebagai contoh, usually menerangkan studies, sedangkan sometimes menjelaskan works.
Sementara itu, rarely menunjukkan bahwa Rafi jarang membawa telepon genggam.
Berbeda dari ketiga contoh tersebut, frasa is always pleased menempatkan always setelah is karena be berfungsi sebagai kata kerja penghubung.
Selain itu, kalimat pertama menggunakan studies dengan akhiran -ies karena subjek Rafi merupakan orang ketiga tunggal.
Dengan demikian, paragraf tersebut menunjukkan hubungan antara posisi adverb, jenis kata kerja, dan aturan subject–verb agreement.
Mengubah satu adverb mengubah informasi
Pemilihan adverb dapat mengubah makna sebuah kalimat secara signifikan.
Sebagai contoh, bandingkan:
Rafi usually studies.
Rafi never studies.
Kalimat pertama menggambarkan kebiasaan belajar yang umum. Sebaliknya, kalimat kedua menyatakan bahwa Rafi tidak pernah belajar dalam konteks yang pembicara maksud.
Karena itu, jangan memilih kata keterangan frekuensi secara acak hanya untuk membuat tulisan tampak bervariasi.
Terutama dalam tulisan nonfiksi, gunakan adverb yang benar-benar mencerminkan keadaan.
Kesalahan Umum dalam Penggunaan Adverbs of Frequency
Meskipun aturan adverbs of frequency terlihat sederhana, pembelajar masih sering melakukan kesalahan posisi maupun bentuk kata kerja.
Oleh karena itu, perhatikan beberapa contoh berikut.
Kesalahan posisi sebelum main verb
Kurang alami: She reads usually after dinner.
Lebih alami: She usually reads after dinner.
Dalam contoh tersebut, usually sebaiknya muncul sebelum kata kerja utama reads.
Menggabungkan to be dengan kata kerja utama secara tidak tepat
Kurang tepat: He is never comes late.
Perbaikan:
He never comes late.
Atau:
He is never late.
Namun, kedua bentuk tersebut menggunakan struktur berbeda. Kalimat pertama memakai kata kerja utama comes, sedangkan kalimat kedua menggunakan is dan adjective late.
Menggunakan negasi ganda
Kurang tepat: They don’t never practise.
Perbaikan: They never practise.
Karena never sudah menyatakan makna negatif, kalimat standar tidak membutuhkan tambahan don’t untuk maksud tersebut.
Mengabaikan perubahan kata kerja
Kurang tepat: He often go to the library.
Perbaikan: He often goes to the library.
Meskipun terdapat often, kata kerja tetap mengikuti subjek orang ketiga tunggal.
Menempatkan always pada awal pernyataan netral
Kurang alami: Always she drinks water in the morning.
Lebih alami: She always drinks water in the morning.
Dengan demikian, penempatan always sebelum kata kerja utama menghasilkan susunan netral yang lebih wajar.
Latihan Adverbs of Frequency
Setelah mempelajari pengertian, makna, dan posisi adverbs of frequency, sekarang saatnya menguji pemahaman Anda.
Melalui latihan berikut, Anda akan mempraktikkan penyusunan kalimat, pemilihan adverb, dan perbaikan kesalahan tata bahasa.
Kerjakan terlebih dahulu sebelum membaca kunci jawaban.
- Susun: always / Dini / arrives / early.
- Susun: is / often / the hall / crowded.
- Susun: can / always / you / ask / questions.
- Susun: usually / do / you / eat / breakfast / at home?
- Pilih: He usually studies / He studies usually after school.
- Pilih: She is never late / She never is late untuk kalimat netral.
- Lengkapi makna “tidak pernah”: They ___ forget their homework.
- Lengkapi makna “hampir tidak pernah”: Rika ___ ___ watches television.
- Perbaiki: He often go to the swimming pool.
- Perbaiki: They don’t never meet on Sundays.
- Perbaiki pada susunan netral: Always I check my answers.
- Pilih: Sometimes we practise online / Never we practise online untuk pembuka kalimat biasa yang bermakna “kadang-kadang”.
- Buat pertanyaan untuk jawaban Twice a week dengan kata kerja practise dan subjek you.
- Jelaskan perbedaan How often do you read? dan How long do you read?
- Perbaiki: She has visited often her grandmother.
Selain menentukan jawaban, cobalah menjelaskan alasan pemilihan bentuk tersebut.
Dengan demikian, Anda dapat mengukur pemahaman tata bahasa, bukan sekadar kemampuan menghafal pola.
Kunci Jawaban dan Pembahasan
Setelah menyelesaikan latihan, cocokkan jawaban Anda dengan tabel berikut.
Selain menampilkan bentuk yang benar, tabel ini menjelaskan alasan gramatikal setiap jawaban.
| No. | Jawaban | Alasan |
|---|---|---|
| 1 | Dini always arrives early. | Adverb muncul sebelum verba utama. |
| 2 | The hall is often crowded. | Adverb muncul setelah be. |
| 3 | You can always ask questions. | Adverb mengikuti modal can. |
| 4 | Do you usually eat breakfast at home? | Dalam pertanyaan, adverb muncul setelah subjek. |
| 5 | He usually studies | Susunan netral menempatkan adverb sebelum verba utama. |
| 6 | She is never late | Susunan netral menempatkan adverb setelah be. |
| 7 | never | Menunjukkan bahwa suatu kegiatan tidak pernah terjadi. |
| 8 | hardly ever | Memiliki makna hampir tidak pernah. |
| 9 | He often goes to the swimming pool. | Subjek he membutuhkan bentuk goes. |
| 10 | They never meet on Sundays. | Hindari negasi ganda dalam pola bahasa Inggris standar. |
| 11 | I always check my answers. | Always biasanya muncul sebelum verba utama. |
| 12 | Sometimes we practise online | Sometimes dapat muncul pada awal kalimat. |
| 13 | How often do you practise? | How often menanyakan frekuensi. |
| 14 | Frekuensi vs durasi | Contoh jawaban: twice a week untuk frekuensi dan for one hour untuk durasi. |
| 15 | She has often visited her grandmother. | Adverb muncul setelah auxiliary has. |
Melalui pembahasan tersebut, terlihat bahwa posisi adverbs of frequency bergantung pada jenis kata kerja.
Sebagai contoh, kata kerja utama biasanya mengikuti adverb. Sebaliknya, ketika kalimat menggunakan be sebagai kata kerja penghubung, adverb umumnya muncul setelahnya.
Sementara itu, kalimat dengan modal atau auxiliary memiliki aturan penempatan tersendiri.
Oleh karena itu, perhatikan struktur lengkap setiap kalimat sebelum menentukan jawabannya.
Pertanyaan Umum
Apakah adverbs of frequency hanya untuk simple present?
Tidak. Meskipun adverbs of frequency sering muncul bersama simple present, penggunaannya tidak terbatas pada tense tersebut.
Sebagai contoh, seseorang dapat menggunakan often untuk menggambarkan kebiasaan masa lalu.
Selain itu, beberapa adverb frekuensi juga muncul dalam struktur perfect dan continuous.
Karena itu, sesuaikan penggunaan adverb dengan waktu dan makna kalimat.
Apakah sometimes selalu harus sebelum kata kerja?
Tidak selalu. Kata sometimes dapat muncul pada awal, tengah, atau akhir kalimat dalam konteks yang sesuai.
Sebagai contoh:
Sometimes we study together.
We sometimes study together.
We study together sometimes.
Ketiga kalimat tersebut memiliki makna utama yang serupa.
Namun, penempatan adverb dapat mengubah penekanan atau ritme kalimat.
Sebaliknya, always dan never memiliki kebiasaan posisi yang lebih terbatas dalam pernyataan netral.
Dengan demikian, pembelajar perlu memahami aturan penempatan setiap kata keterangan frekuensi.
Ringkasan dan Materi Terkait
Adverbs of frequency membantu menjelaskan seberapa sering seseorang melakukan kegiatan atau suatu peristiwa terjadi.
Secara umum, kata seperti always, usually, often, sometimes, rarely, dan never dapat memberikan informasi mengenai tingkat keseringan.
Namun, posisi adverb bergantung pada struktur kalimat.
Ketika menggunakan main verb, tempatkan adverb frekuensi pendek sebelum kata kerja utama dalam susunan netral.
Sebaliknya, jika be berfungsi sebagai kata kerja penghubung, adverb umumnya muncul setelahnya.
Sementara itu, dalam struktur modal atau auxiliary, adverb biasanya mengikuti auxiliary pertama.
Selain memperhatikan posisi, hindari penggunaan negasi tambahan bersama never jika tidak sesuai dengan maksud kalimat.
Dengan memahami aturan tersebut, Anda dapat menggunakan adverbs of frequency secara lebih tepat dalam percakapan dan tulisan.
Selanjutnya, untuk membedakan keterangan frekuensi dari keterangan waktu serta tempat, baca artikel Adverbs of Time and Place.
Sumber dan Referensi
- [1] Cambridge Dictionary — English Grammar Today. Time Adverbs. Baca jenis keterangan waktu dan frekuensi.
- [2] Cambridge Dictionary — English Grammar Today. Adverbs and Adverb Phrases: Position. Baca posisi kata keterangan.
- [3] Cambridge Dictionary — English Grammar Today. Always. Baca fungsi dan posisi.
- [4] Cambridge Dictionary — English Grammar Today. Hardly Ever, Rarely, Scarcely, Seldom. Baca penanda frekuensi rendah.