Pernah bingung harus menggunakan Who called you? atau Who did you call? Kedua pertanyaan tersebut benar, tetapi masing-masing meminta informasi berbeda.
Pada kalimat pertama, pembicara ingin mengetahui siapa yang menelepon. Sebaliknya, kalimat kedua menanyakan siapa yang menerima telepon.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa memahami question words bahasa Inggris tidak cukup hanya dengan menghafal arti what, who, where, when, why, dan how. Selain mengenali maknanya, pembelajar perlu memahami fungsi kata tanya dalam struktur kalimat.
Oleh karena itu, artikel ini membahas jenis question words, rumus wh-questions, pertanyaan subjek dan objek, serta bentuk pertanyaan tidak langsung. Sebagai pelengkap, tersedia 15 soal latihan beserta kunci jawaban dan pembahasannya.
Seluruh situasi dalam artikel merupakan contoh pembelajaran, bukan laporan kejadian nyata.
Apa Itu Question Words dalam Bahasa Inggris?
Question words adalah kata atau frasa yang membantu seseorang meminta informasi tertentu.
Dalam bahasa Inggris, pertanyaan dapat berbentuk yes/no questions atau wh-questions. Keduanya memiliki tujuan berbeda.
Sebagai contoh, Do you study here? biasanya meminta jawaban yes atau no. Sementara itu, Where do you study? meminta informasi mengenai tempat seseorang belajar.
Cambridge Dictionary menggunakan istilah wh-questions untuk kelompok pertanyaan tersebut, meskipun kata how tidak memiliki awalan huruf wh. [1]
Berikut beberapa question words yang paling sering muncul dalam percakapan dan tulisan.
| Question word | Informasi yang ingin diketahui | Contoh | Kemungkinan jawaban |
|---|---|---|---|
| What | Hal atau kegiatan | What are you reading? | A short story. |
| Who | Orang | Who teaches this class? | Ms Nita. |
| Where | Lokasi atau tujuan | Where is the library? | Next to the hall. |
| When | Waktu | When does the class begin? | At eight. |
| Why | Alasan | Why are you late? | Because the bus broke down. |
| How | Cara atau keadaan | How did you solve it? | I used a diagram. |
| Which | Pilihan dalam kelompok tertentu | Which bag is yours? | The blue one. |
| Whose | Pemilik | Whose notebook is this? | It’s Rani’s. |
Melalui tabel tersebut, terlihat bahwa setiap kata tanya memiliki fungsi tertentu. Karena itu, pilih question word berdasarkan jenis informasi yang ingin Anda peroleh.
Pertanyaan terbuka tidak selalu memiliki satu jawaban
Berbeda dari pertanyaan yes/no, pertanyaan terbuka memungkinkan seseorang memberikan informasi yang lebih luas.
Misalnya, Why do you enjoy reading? dapat menghasilkan banyak jawaban karena setiap orang memiliki alasan berbeda.
Sebaliknya, Where is the office? biasanya membutuhkan informasi lokasi yang lebih spesifik.
Dengan demikian, pilihan question word perlu mengikuti kebutuhan informasi, bukan sekadar terjemahan kata per kata.
Rumus Umum Wh-Questions
Untuk menyusun wh-questions, pembelajar perlu memperhatikan kata kerja bantu, subjek, dan kata kerja utama.
Dalam banyak pertanyaan langsung, bahasa Inggris menggunakan pola berikut:
Question Word + Auxiliary/Modal + Subject + Main Verb + …?
Namun, susunan tersebut dapat berubah sesuai jenis kata kerja dan fungsi kata tanya.
Agar lebih jelas, perhatikan tabel berikut.
| Struktur | Contoh | Fungsi |
|---|---|---|
| Kata tanya + do/does + subjek + V1 | Where does Dira work? | Menanyakan rutinitas atau fakta saat ini |
| Kata tanya + did + subjek + V1 | When did they arrive? | Menanyakan tindakan lampau |
| Kata tanya + be + subjek | Why is the door open? | Menanyakan keadaan |
| Kata tanya + modal + subjek + V1 | How can we help? | Menanyakan kemampuan atau kemungkinan |
| Kata tanya + have/has + subjek + V3 | What have you learned? | Menggunakan present perfect |
Dari contoh tersebut, Anda dapat melihat bahwa bentuk auxiliary mengikuti struktur dan makna pertanyaan.
Oleh sebab itu, jangan menggunakan satu rumus untuk semua jenis wh-questions tanpa memeriksa kata kerja dan subjeknya.
Setelah does atau did, gunakan kata kerja dasar
Ketika pertanyaan menggunakan does atau did, kata kerja utama memakai bentuk dasar atau V1.
Sebagai contoh, bentuk yang tepat adalah:
What does Maya need?
Sebaliknya, hindari:
What does Maya needs?
Auxiliary does sudah menunjukkan hubungan dengan subjek orang ketiga tunggal. Karena itu, kata kerja need tidak memerlukan tambahan -s.
Aturan serupa berlaku untuk did.
Benar: Where did they go?
Kurang tepat: Where did they went?
Dalam kalimat tersebut, did sudah menunjukkan bentuk lampau. Oleh karena itu, gunakan go, bukan went.
Untuk memahami perubahan struktur pertanyaan secara lebih lengkap, baca artikel Positive, Negative & Interrogative Sentences.
Jangan gunakan do atau does jika be menjadi kata kerja utama
Tidak semua pertanyaan membutuhkan auxiliary do atau does.
Sebagai contoh, perhatikan pertanyaan berikut:
Where are your keys?
Kalimat tersebut menggunakan are untuk menanyakan lokasi kunci.
Sebaliknya, bentuk Where do your keys are? tidak mengikuti susunan pertanyaan standar.
Karena itu, kenali terlebih dahulu apakah kalimat menggunakan be sebagai kata kerja utama.
Dengan memahami perbedaannya, Anda dapat memilih auxiliary yang sesuai tanpa menambahkan kata kerja bantu yang tidak diperlukan.
Perbedaan Who sebagai Subjek dan Objek
Kata who dapat menanyakan pelaku tindakan maupun orang yang menerima tindakan.
Namun, kedua fungsi tersebut menghasilkan susunan pertanyaan yang berbeda.
Bandingkan contoh berikut:
- Who opened the gate? — Siapa yang membuka gerbang? Dalam kalimat ini, who menjadi subjek.
- Who did you invite? — Siapa yang kamu undang? Dalam pertanyaan ini, you menjadi subjek, sedangkan who menanyakan objek.
Pada pertanyaan pertama, pembicara ingin mengetahui pelaku yang membuka gerbang.
Karena who berfungsi sebagai subjek, pertanyaan netral tersebut umumnya tidak membutuhkan did.
Sebaliknya, pertanyaan kedua sudah memiliki subjek you. Oleh karena itu, pembicara menggunakan did untuk membentuk pertanyaan objek dalam simple past.
Perbedaan serupa juga muncul pada what dan which.
Sebagai contoh:
What happened?
What did you see?
Kalimat pertama menanyakan peristiwa yang terjadi. Sementara itu, kalimat kedua meminta informasi mengenai objek yang seseorang lihat. [2]
Mengapa Who did call you? berbeda?
Dalam konteks tertentu, penutur dapat mengatakan Who did call you? untuk memberikan penekanan atau menunjukkan kontras.
Misalnya, seseorang mungkin menggunakan bentuk tersebut ketika ingin meluruskan informasi sebelumnya.
Namun, untuk pertanyaan subjek yang netral, bentuk Who called you? lebih umum.
Karena itu, jangan langsung menganggap semua penggunaan who + did salah.
Sebaliknya, perhatikan apakah pembicara sedang mengajukan pertanyaan biasa atau ingin menekankan suatu informasi.
What, Which, dan Whose: Benda, Pilihan, serta Kepemilikan
What untuk menanyakan informasi yang luas
Kata what membantu penutur meminta informasi mengenai benda, kegiatan, atau peristiwa.
Sebagai contoh:
What subject do you like?
Pertanyaan tersebut memberikan kesempatan kepada seseorang untuk menyebut berbagai mata pelajaran.
Selain itu, what juga dapat meminta penjelasan mengenai kejadian.
Misalnya:
What happened during the meeting?
Dalam contoh kedua, pembicara ingin memahami peristiwa selama rapat, bukan hanya mengetahui nama sebuah benda.
Dengan demikian, what memiliki fungsi yang cukup luas dalam percakapan.
Which untuk memilih dari kelompok tertentu
Berbeda dari what, kata which sering menonjolkan pilihan dalam kelompok yang sudah jelas.
Bayangkan seorang guru menunjukkan dua gambar kepada siswa.
Guru tersebut dapat bertanya:
Which picture do you prefer, A or B?
Melalui pertanyaan itu, siswa memahami bahwa mereka perlu memilih salah satu gambar.
Namun, what dan which terkadang sama-sama mungkin dalam konteks tertentu.
Meskipun demikian, which biasanya memberikan kesan bahwa pembicara sudah mengetahui kelompok pilihan yang tersedia. [3]
Whose untuk menanyakan kepemilikan
Kata whose membantu seseorang mengetahui pemilik benda.
Sebagai contoh:
Whose jacket is this?
Pertanyaan tersebut berarti “Jaket siapa ini?”
Namun, jangan mencampurkan whose dengan who’s.
Kata who’s merupakan bentuk singkat dari who is atau who has dalam struktur tertentu.
Misalnya:
Who’s coming?
Pertanyaan tersebut berarti “Siapa yang akan datang?”
Dengan demikian, whose menanyakan kepemilikan, sedangkan who’s menjalankan fungsi berbeda sesuai struktur kalimat.
Where, When, dan Why dalam Percakapan
Where: menanyakan tempat dan arah
Kata where membantu penutur meminta informasi lokasi atau tujuan.
Sebagai contoh:
Where do they practise?
Pertanyaan tersebut menanyakan tempat seseorang atau kelompok melakukan latihan.
Sementara itu, Where are they going? menanyakan tujuan perjalanan.
Meskipun menggunakan question word yang sama, kedua kalimat memiliki fokus berbeda.
Karena itu, perhatikan kata kerja dan konteks agar Anda dapat memahami apakah where menanyakan lokasi atau arah.
When: menanyakan waktu kejadian
Kata when membantu pembicara mengetahui kapan suatu peristiwa terjadi.
Sebagai contoh:
When did you submit the assignment?
Kalimat tersebut menanyakan waktu seseorang menyerahkan tugas pada masa lalu.
Sebaliknya, When will you submit it? menanyakan rencana waktu penyerahan tugas.
Dengan demikian, when sendiri tidak menentukan tense.
Oleh karena itu, gunakan bentuk kata kerja yang sesuai dengan waktu dan makna pertanyaan.
Why: menanyakan alasan
Kata why membantu seseorang memahami alasan atau penyebab suatu tindakan.
Sebagai contoh:
Why did Sinta leave early?
Seseorang dapat menjawab:
Because she had an appointment.
Pada contoh tersebut, jawaban memberikan alasan Sinta pulang lebih awal.
Sebaliknya, jawaban tentang lokasi atau durasi tidak langsung menjawab pertanyaan why.
Karena itu, pastikan respons menjelaskan penyebab atau alasan yang relevan.
How dan Berbagai Gabungannya
Kata how tidak selalu berarti “bagaimana cara”.
Sebaliknya, maknanya dapat berubah ketika penutur menggabungkannya dengan kata lain.
Misalnya, how often menanyakan frekuensi, sedangkan how long menanyakan durasi atau panjang.
Untuk memahami penggunaannya, perhatikan tabel berikut.
| Ungkapan | Informasi yang ingin diketahui | Contoh |
|---|---|---|
| How often | Frekuensi | How often do you practise? |
| How long | Durasi atau panjang | How long did the journey take? |
| How many | Jumlah benda yang dapat dihitung | How many books did you borrow? |
| How much | Jumlah tak terhitung atau harga | How much water do we need? |
| How far | Jarak | How far is the station? |
| How old | Usia | How old is your brother? |
| How well | Tingkat kemampuan | How well can she swim? |
Selain memilih bentuk pertanyaan yang tepat, pembelajar perlu menyesuaikan jawabannya.
Sebagai contoh:
How often do you visit?
Jawaban yang sesuai adalah Twice a month karena pertanyaan meminta informasi frekuensi.
Sebaliknya, For two hours menjelaskan durasi, bukan keseringan.
Oleh karena itu, jawaban tersebut lebih cocok untuk pertanyaan How long…?
Jika ingin mempelajari kata keterangan frekuensi secara lebih mendalam, baca artikel Adverbs of Frequency.
Direct Questions dan Indirect Questions
Bahasa Inggris mengenal pertanyaan langsung atau direct questions serta pertanyaan tidak langsung atau indirect questions.
Keduanya dapat meminta informasi serupa. Namun, susunan gramatikalnya berbeda.
Sebagai contoh, perhatikan pertanyaan langsung berikut:
Where does Rika live?
Kalimat tersebut menggunakan does sebelum subjek Rika.
Sementara itu, pertanyaan tidak langsung dapat menggunakan bentuk berikut:
Could you tell me where Rika lives?
Pada contoh kedua, klausa where Rika lives mengikuti susunan pernyataan.
Karena itu, hindari bentuk Could you tell me where does Rika live? ketika menyusun pertanyaan tidak langsung standar. [2]
Dengan memahami perbedaan tersebut, pembelajar dapat menyampaikan pertanyaan secara lebih tepat sesuai situasi.
Bentuk tidak langsung yang lebih sopan
Dalam percakapan formal atau situasi tertentu, pertanyaan tidak langsung sering terdengar lebih halus.
Sebagai contoh:
Do you know when the museum closes?
Kalimat tersebut menggunakan closes setelah subjek the museum.
Sebaliknya, pertanyaan langsungnya berbentuk:
When does the museum close?
Meskipun kedua pertanyaan meminta informasi yang sama, struktur klausa masing-masing berbeda.
Oleh karena itu, gunakan susunan pernyataan setelah kata tanya dalam klausa pertanyaan tidak langsung.
Selain itu, bentuk seperti Could you tell me…? dapat membantu Anda bertanya dengan lebih sopan kepada guru atau petugas.
Preposisi pada Question Words
Beberapa question words dapat muncul bersama preposisi seperti to, with, atau for.
Sebagai contoh:
Who did you speak to?
Kalimat tersebut umum dalam percakapan sehari-hari.
Sementara itu, bentuk berikut terdengar lebih formal:
To whom did you speak?
Dalam bahasa Inggris formal, penutur masih dapat menggunakan whom pada struktur tertentu.
Namun, percakapan sehari-hari lebih sering menggunakan who.
Dengan demikian, posisi preposisi dapat berubah sesuai tingkat formalitas dan pilihan gaya bahasa.
Oleh karena itu, jangan menganggap semua preposisi harus muncul pada awal pertanyaan. [2][3]
Contoh Analisis Dialog di Perpustakaan
Untuk melihat penggunaan question words dalam situasi sederhana, perhatikan dialog berikut.
Librarian: What book are you looking for?
Student: A book about marine animals.
Librarian: Which author do you prefer?
Student: Either author is fine.
Librarian: When do you need the book?
Student: By Friday.
Librarian: How long would you like to borrow it?
Student: For one week.
Dialog tersebut menunjukkan empat fungsi question words.
Pertama, what membantu pustakawan mengetahui jenis buku yang siswa cari.
Selanjutnya, which meminta siswa memilih penulis dari pilihan yang tersedia.
Sementara itu, when menanyakan batas waktu kebutuhan buku.
Terakhir, how long membantu pustakawan mengetahui durasi peminjaman.
Dengan demikian, setiap question word mengarahkan percakapan menuju informasi tertentu.
Selain mempelajari susunan pertanyaan, Anda juga perlu memastikan bahwa jawaban sesuai dengan informasi yang penanya inginkan.
Kesalahan Question Words yang Perlu Dihindari
Ketika menyusun pertanyaan bahasa Inggris, pembelajar sering melakukan kesalahan pada auxiliary, urutan kata, atau pemilihan question word.
Karena itu, perhatikan beberapa contoh berikut.
1. Menghilangkan auxiliary pada pertanyaan langsung
Kurang tepat: Where she lives?
Tepat: Where does she live?
Dalam simple present dengan kata kerja biasa, pertanyaan langsung membutuhkan does untuk subjek she.
2. Menggunakan bentuk lampau setelah did
Kurang tepat: What did they bought?
Tepat: What did they buy?
Auxiliary did sudah menunjukkan waktu lampau. Oleh sebab itu, kata kerja utama menggunakan bentuk dasar buy.
3. Menggunakan did tanpa kebutuhan penekanan
Kurang tepat untuk pertanyaan subjek netral: Who did win the match?
Lebih alami: Who won the match?
Karena who berfungsi sebagai subjek, pertanyaan netral tersebut tidak membutuhkan did.
Namun, penutur dapat menggunakan did dalam konteks penekanan tertentu.
4. Menyamakan how many dan how much
Kurang tepat: How many water do you want?
Tepat: How much water do you want?
Dalam konteks tersebut, water merupakan uncountable noun.
Karena itu, pembicara menggunakan how much, bukan how many.
5. Mempertahankan susunan langsung dalam pertanyaan tidak langsung
Kurang tepat: Can you tell me where is the office?
Tepat: Can you tell me where the office is?
Pada bentuk yang tepat, klausa where the office is mengikuti susunan pernyataan.
Dengan demikian, pembelajar perlu menyesuaikan urutan subjek dan kata kerja ketika mengubah pertanyaan langsung menjadi tidak langsung.
Latihan Question Words Bahasa Inggris
Setelah memahami jenis dan aturan penggunaan question words, sekarang saatnya menguji pemahaman Anda.
Latihan berikut mencakup pemilihan kata tanya, perbaikan susunan kalimat, serta perbedaan pertanyaan langsung dan tidak langsung.
Kerjakan seluruh soal terlebih dahulu. Setelah itu, periksa hasilnya melalui kunci jawaban.
- Lengkapi: ___ did you put the dictionary? — On the shelf.
- Lengkapi: ___ called you last night? — Rani did.
- Lengkapi: ___ did you call last night? — Rani.
- Lengkapi: ___ does the club meet? — Every Friday.
- Lengkapi: ___ did the lights go out? — Because the power failed.
- Pilih: How many / How much sugar do we need?
- Pilih: How often / How long do you attend the course? — Twice a week.
- Pilih: What / Which notebook is yours, the red one or the blue one?
- Perbaiki: Where does Raka works?
- Perbaiki: What did Maya wrote?
- Perbaiki pertanyaan subjek netral: Who did break the window?
- Buat pertanyaan untuk jawaban At seven o’clock dari kalimat The class starts at seven o’clock.
- Ubah menjadi pertanyaan tidak langsung yang sopan, diawali Could you tell me…: Where is the library?
- Pilih: Whose / Who’s phone is ringing?
- Jelaskan perbedaan informasi yang ingin seseorang ketahui melalui How long did you study? dan How often did you study?
Selain memilih jawaban, cobalah menjelaskan alasan penggunaan setiap question word.
Dengan begitu, Anda tidak hanya menghafal rumus, tetapi juga memahami hubungan antara pertanyaan dan informasi yang diperlukan.
Kunci Jawaban dan Pembahasan
Setelah menyelesaikan latihan, cocokkan jawaban Anda dengan tabel berikut.
Tabel ini memberikan jawaban dan alasan gramatikal agar Anda dapat memahami setiap pola secara lebih jelas.
| No. | Jawaban | Alasan |
|---|---|---|
| 1 | Where | Jawaban menjelaskan lokasi. |
| 2 | Who | Who menanyakan subjek atau orang yang menelepon. |
| 3 | Who | Who menanyakan objek, sedangkan you menjadi subjek. |
| 4 | When | Jawaban menunjukkan waktu atau jadwal pertemuan. |
| 5 | Why | Jawaban menyampaikan alasan dengan because. |
| 6 | How much | Sugar merupakan uncountable noun dalam konteks ini. |
| 7 | How often | Twice a week menunjukkan frekuensi. |
| 8 | Which | Pertanyaan memberikan pilihan merah atau biru. |
| 9 | Where does Raka work? | Setelah does, gunakan kata kerja dasar work. |
| 10 | What did Maya write? | Setelah did, gunakan kata kerja dasar write. |
| 11 | Who broke the window? | Pertanyaan subjek netral tidak membutuhkan did. |
| 12 | When does the class start? | Pertanyaan waktu mengikuti pola when + does + subject + V1. |
| 13 | Could you tell me where the library is? | Klausa tidak langsung menggunakan susunan pernyataan. |
| 14 | Whose | Kata tersebut menanyakan pemilik telepon. |
| 15 | How long = durasi; how often = frekuensi. | Contohnya two hours untuk durasi dan three times a week untuk frekuensi. |
Melalui pembahasan tersebut, Anda dapat mengenali beberapa aturan penting.
Sebagai contoh, soal nomor 2 dan 3 memperlihatkan perbedaan who sebagai subjek dan objek.
Sementara itu, soal nomor 9 dan 10 menguji penggunaan kata kerja dasar setelah does dan did.
Selain itu, soal nomor 13 menunjukkan bahwa pertanyaan tidak langsung membutuhkan susunan yang berbeda dari pertanyaan langsung.
Oleh karena itu, jika masih mengalami kesulitan, ulangi latihan dengan memperhatikan fungsi kata tanya dan posisi subjek.
Pertanyaan Umum tentang Question Words
Apakah semua pertanyaan memakai do atau does?
Tidak. Bahasa Inggris menggunakan auxiliary berdasarkan jenis kata kerja dan struktur pertanyaan.
Sebagai contoh, pertanyaan dengan be dapat menggunakan am, is, atau are.
Sementara itu, pertanyaan dengan modal menggunakan kata seperti can atau will.
Selain itu, pertanyaan subjek seperti Who came? umumnya tidak membutuhkan do.
Karena itu, periksa fungsi kata tanya dan jenis kata kerja sebelum menentukan rumus pertanyaan.
Apakah what dan which selalu memiliki perbedaan yang tegas?
Tidak selalu. Dalam beberapa konteks, penutur dapat menggunakan what maupun which dengan nuansa berbeda.
Namun, which biasanya lebih menonjolkan pilihan dalam kelompok yang terbatas atau sudah jelas.
Sebaliknya, what sering meminta informasi dengan cakupan lebih luas.
Dengan demikian, konteks percakapan membantu menentukan kata tanya yang paling alami.
Ringkasan dan Materi Terkait
Question words bahasa Inggris membantu seseorang meminta informasi mengenai orang, benda, tempat, waktu, alasan, cara, pilihan, dan kepemilikan.
Untuk memilih kata tanya yang tepat, tentukan terlebih dahulu informasi yang ingin Anda ketahui.
Selanjutnya, periksa apakah question word berfungsi sebagai subjek atau objek.
Selain itu, sesuaikan auxiliary dengan tense dan perhatikan bentuk kata kerja utama.
Sementara itu, pertanyaan tidak langsung memerlukan susunan yang berbeda dari pertanyaan langsung.
Dengan memahami seluruh aturan tersebut, Anda dapat menyusun pertanyaan bahasa Inggris secara lebih alami dan tepat.
Sebagai materi pendamping, baca juga artikel Subject–Verb Agreement untuk memahami hubungan subjek dan kata kerja dalam kalimat.
Sumber dan Referensi
- [1] Cambridge Dictionary — English Grammar Today. Question Words. Baca penjelasan.
- [2] Cambridge Dictionary — English Grammar Today. Questions: Wh-Questions. Pelajari struktur pertanyaan.
- [3] Cambridge Dictionary — English Grammar Today. Questions: Interrogative Pronouns (What, Who). Baca penggunaan who, whom, which, dan whose.