Imperative Sentences: Pengertian, Fungsi, Jenis, Ciri-Ciri, dan Contoh Kalimat Perintah Bahasa Inggris
IMPERATIVE SENTENCES
Materi Lengkap Bahasa Inggris SMP
1. Pengertian Imperative Sentence
Imperative sentence adalah kalimat perintah yang digunakan untuk menyuruh, meminta, melarang, mengajak, atau memberikan instruksi kepada seseorang untuk melakukan sesuatu.
Dalam bahasa Indonesia, imperative sentence biasanya diterjemahkan sebagai:
- Bukalah pintunya!
- Duduklah!
- Jangan berlari!
- Tolong bantu saya.
- Mari kita belajar.
Contoh dalam bahasa Inggris:
- Open the door! = Bukalah pintunya!
- Sit down! = Duduklah!
- Don’t run! = Jangan berlari!
- Please help me. = Tolong bantu saya.
- Let’s study. = Mari kita belajar.
2. Ciri-Ciri Imperative Sentence
Imperative sentence mempunyai beberapa ciri utama.
A. Biasanya menggunakan Verb 1
Kata kerja yang digunakan adalah base form / bentuk dasar kata kerja (V1).
Contoh:
- Open the window.
- Close the door.
- Read the book.
- Write your name.
- Clean the classroom.
Bukan:
❌ Opens the window.
❌ Opened the window.
❌ Opening the window.
Yang benar:
✅ Open the window.
B. Subject “You” biasanya tidak ditulis
Dalam imperative sentence, subject you biasanya tidak disebutkan karena sudah dipahami bahwa perintah ditujukan kepada orang yang diajak berbicara.
Contoh:
You open the door.
= Kamu membuka pintu.
Jika menjadi perintah:
Open the door!
= Bukalah pintunya!
Secara makna, kalimat tersebut sebenarnya dapat dipahami sebagai:
(You) open the door!
Tetapi you biasanya tidak ditulis.
C. Menggunakan tanda seru atau titik
Imperative sentence dapat menggunakan:
! → untuk perintah yang tegas.
Stand up!
Berdirilah!
. → untuk instruksi atau permintaan yang lebih tenang.
Please take a seat.
Silakan duduk.
3. Fungsi Imperative Sentence
Imperative sentence memiliki beberapa fungsi.
A. Giving Commands
Memberikan perintah
Digunakan ketika seseorang menyuruh orang lain melakukan sesuatu.
Contoh:
- Stand up!
Berdirilah! - Sit down!
Duduklah! - Open your book!
Bukalah bukumu! - Close the door!
Tutup pintunya! - Listen to me!
Dengarkan saya!
4. Giving Instructions
Imperative sentence juga digunakan untuk memberikan instruksi atau petunjuk.
Contohnya sering ditemukan dalam:
- resep makanan
- petunjuk penggunaan
- prosedur
- peraturan
- petunjuk keselamatan
- kegiatan di kelas
Contoh:
Wash the vegetables.
Cuci sayurannya.
Cut the vegetables into small pieces.
Potong sayuran menjadi bagian-bagian kecil.
Put the vegetables into the pan.
Masukkan sayuran ke dalam wajan.
Stir the mixture well.
Aduk campuran tersebut dengan baik.
Turn off the stove.
Matikan kompor.
5. Giving Requests
Imperative sentence dapat digunakan untuk meminta seseorang melakukan sesuatu.
Agar terdengar lebih sopan, kita dapat menggunakan please.
Pola:
Please + V1 + …
Contoh:
- Please open the door.
Tolong buka pintunya. - Please help me.
Tolong bantu saya. - Please wait here.
Tolong tunggu di sini. - Please speak slowly.
Tolong berbicara dengan pelan. - Please give me your book.
Tolong berikan buku Anda kepadaku.
6. Posisi “Please”
Please dapat diletakkan di awal atau akhir kalimat.
A. Please di awal
Please open the window.
Tolong buka jendelanya.
Please sit down.
Silakan duduk.
B. Please di akhir
Open the window, please.
Tolong buka jendelanya.
Sit down, please.
Silakan duduk.
Keduanya benar.
7. Negative Imperative
Negative imperative digunakan untuk memberikan larangan.
Artinya biasanya:
Jangan + kata kerja
Rumusnya:
Don’t + V1 + …
Contoh:
- Don’t run!
Jangan berlari! - Don’t shout!
Jangan berteriak! - Don’t open the door!
Jangan buka pintunya! - Don’t touch it!
Jangan menyentuhnya! - Don’t be late!
Jangan terlambat!
8. Imperative dengan “Do Not”
Bentuk do not juga dapat digunakan sebagai larangan.
Pola:
Do not + V1 + …
Contoh:
Do not enter.
Dilarang masuk.
Do not touch the machine.
Jangan menyentuh mesin tersebut.
Do not use your phone.
Jangan gunakan teleponmu.
Do not make noise.
Jangan membuat keributan.
Do not park here.
Jangan parkir di sini.
Perbedaan
Don’t adalah bentuk singkat dari do not.
- Don’t run.
- Do not run.
Keduanya berarti:
Jangan berlari.
9. Imperative dengan “Let’s”
Let’s digunakan untuk mengajak seseorang melakukan sesuatu bersama-sama.
Let’s = Let us
Rumus:
Let’s + V1 + …
Contoh:
- Let’s study.
Mari kita belajar. - Let’s go.
Mari kita pergi. - Let’s eat.
Mari kita makan. - Let’s play football.
Mari kita bermain sepak bola. - Let’s clean the classroom.
Mari kita membersihkan kelas.
10. Negative “Let’s”
Untuk mengajak seseorang tidak melakukan sesuatu, digunakan:
Let’s not + V1
Contoh:
- Let’s not go there.
Mari kita jangan pergi ke sana. - Let’s not make noise.
Mari kita jangan membuat keributan. - Let’s not waste our time.
Mari kita jangan membuang waktu kita. - Let’s not be late.
Mari kita jangan terlambat.
11. Imperative dengan “Be”
Imperative sentence juga dapat menggunakan be.
Pola:
Be + adjective
Contoh:
- Be careful!
Berhati-hatilah! - Be quiet!
Diamlah! - Be patient!
Bersabarlah! - Be honest!
Jujurlah! - Be careful with the knife.
Berhati-hatilah dengan pisau.
12. Negative Imperative dengan “Be”
Untuk larangan yang menggunakan be, gunakan:
Don’t be + adjective
Contoh:
- Don’t be late!
Jangan terlambat! - Don’t be noisy!
Jangan berisik! - Don’t be angry!
Jangan marah! - Don’t be afraid!
Jangan takut! - Don’t be careless!
Jangan ceroboh!
13. Imperative dengan Object
Imperative sentence dapat memiliki object setelah kata kerja.
Pola:
V1 + Object
Contoh:
Open the book.
- Open = Verb
- the book = Object
Artinya: Bukalah buku itu.
Contoh lain:
Read the text.
Bacalah teks tersebut.
Clean the classroom.
Bersihkan kelas.
Wash your hands.
Cuci tanganmu.
Bring your dictionary.
Bawalah kamusmu.
14. Imperative dengan Adverb of Place
Imperative sentence dapat ditambahkan keterangan tempat.



Post Comment