Interjection (Kata Seru): Pengertian, Fungsi, Jenis, Contoh, dan Cara Penggunaannya

INTERJECTION — KATA SERU DALAM BAHASA INGGRIS

Interjection adalah kata seru yang digunakan untuk mengungkapkan perasaan, emosi, reaksi, atau respons secara spontan. Interjection biasanya berdiri sendiri dan sering diikuti tanda seru (!), meskipun tidak selalu.

Contoh sederhana:

  • Wow! → Wah!
  • Oh! → Oh!
  • Ouch! → Aduh!
  • Hurray! → Hore!
  • Oops! → Ups!
  • Hey! → Hei!

1. Pengertian Interjection

Interjection adalah kata atau ungkapan pendek yang digunakan untuk menunjukkan perasaan atau reaksi pembicara.

Contoh:

Wow! This is beautiful.
Wah! Ini indah.

Ouch! That hurts.
Aduh! Itu sakit.

Oh! I forgot my book.
Oh! Saya lupa buku saya.

Interjection biasanya tidak mempunyai hubungan gramatikal langsung dengan bagian utama kalimat.

Perhatikan:

Wow! The view is beautiful.

Wow! hanya menunjukkan perasaan kagum.
Kalimat utamanya adalah:

The view is beautiful.
Pemandangannya indah.


2. Fungsi Interjection

Interjection dapat digunakan untuk mengungkapkan berbagai macam perasaan.

Perasaan/Fungsi Interjection Arti
Terkejut Wow! Wah!
Terkejut Oh! Oh!
Senang Hurray! Hore!
Sakit Ouch! Aduh!
Kesalahan kecil Oops! Ups!
Sedih Alas! Aduh/Sayang sekali
Memanggil Hey! Hei!
Meminta perhatian Look! Lihat!
Bingung Huh? Hah?
Ragu Hmm… Hmm…
Setuju Yes! Ya!
Menolak No! Tidak!
Diam Shh! Ssst!
Mendorong/menyemangati Come on! Ayo!
Lega Phew! Fiuh!
Jijik Yuck! Ih!/Jijik!
Menyadari sesuatu Aha! Aha!
Mengungkapkan kekaguman Oh my! Astaga!

3. Jenis-Jenis Interjection

Interjection dapat dikelompokkan berdasarkan perasaan atau fungsi yang disampaikan.

A. Interjection of Surprise

Kata seru untuk menunjukkan keterkejutan

Digunakan ketika seseorang terkejut.

Contoh:

  • Wow!
  • Oh!
  • Really?
  • What!
  • Gosh!

Contoh kalimat:

Wow! You won the competition!
Wah! Kamu memenangkan perlombaan!

Oh! I didn’t know that.
Oh! Saya tidak tahu itu.

What! You finished the project already?
Apa! Kamu sudah menyelesaikan proyeknya?

Pembahasan:

Wow! menunjukkan rasa terkejut sekaligus kagum.


4. Interjection of Joy

Digunakan untuk menunjukkan kegembiraan atau kebahagiaan.

Contoh:

  • Hurray!
  • Yay!
  • Yeah!
  • Great!
  • Wonderful!

Contoh:

Hurray! We won the game!
Hore! Kami memenangkan pertandingan!

Yay! Tomorrow is a holiday!
Hore! Besok libur!

Great! You passed the test.
Bagus! Kamu lulus ujian.

Pembahasan:

Hurray! menunjukkan kegembiraan karena berhasil memenangkan pertandingan.


5. Interjection of Pain

Digunakan untuk menunjukkan rasa sakit.

Contoh:

  • Ouch!
  • Ow!

Contoh:

Ouch! My finger hurts.
Aduh! Jari saya sakit.

Ow! That hurts!
Aduh! Itu sakit!

Pembahasan:

Ouch! digunakan sebagai reaksi spontan ketika seseorang merasakan sakit.


6. Interjection of Mistake

Digunakan ketika seseorang melakukan kesalahan kecil atau menyadari sesuatu yang salah.

Contoh:

  • Oops!
  • Uh-oh!

Contoh:

Oops! I dropped my pencil.
Ups! Saya menjatuhkan pensil saya.

Oops! I sent the message to the wrong person.
Ups! Saya mengirim pesan kepada orang yang salah.

Uh-oh! We are late.
Waduh! Kita terlambat.

Pembahasan:

Oops! menunjukkan bahwa pembicara melakukan kesalahan atau sesuatu yang tidak disengaja.


7. Interjection of Disgust

Digunakan untuk menunjukkan rasa jijik.

Contoh:

  • Yuck!
  • Ew!
  • Ugh!

Contoh:

Yuck! This food smells bad.
Ih! Makanan ini baunya tidak enak.

Ew! There is something dirty here.
Ih! Ada sesuatu yang kotor di sini.

Pembahasan:

Yuck! menunjukkan rasa jijik terhadap sesuatu.


8. Interjection of Hesitation

Digunakan ketika seseorang ragu, berpikir, atau belum yakin.

Contoh:

  • Hmm…
  • Er…
  • Um…
  • Well…

Contoh:

Hmm… I’m not sure.
Hmm… Saya tidak yakin.

Um… Can I ask you something?
Hmm… Bolehkah saya bertanya sesuatu?

Well… I need to think about it.
Hmm… Saya perlu memikirkannya.

Pembahasan:

Hmm… menunjukkan bahwa seseorang sedang berpikir sebelum memberikan jawaban.


9. Interjection of Greeting

Digunakan untuk menyapa seseorang.

Contoh:

  • Hello!
  • Hi!
  • Hey!

Contoh:

Hello! How are you?
Halo! Apa kabar?

Hi! Nice to meet you.
Hai! Senang bertemu denganmu.

Hey! What are you doing?
Hei! Apa yang sedang kamu lakukan?


10. Interjection of Calling Attention

Digunakan untuk menarik perhatian seseorang.

Contoh:

  • Hey!
  • Look!
  • Listen!
  • Attention!

Contoh:

Hey! Look at this!
Hei! Lihat ini!

Look! There is a rainbow.
Lihat! Ada pelangi.

Listen! The teacher is speaking.
Dengarkan! Guru sedang berbicara.


11. Interjection of Approval

Digunakan untuk menunjukkan persetujuan atau penghargaan.

Contoh:

  • Great!
  • Excellent!
  • Good!
  • Bravo!
  • Well done!

Contoh:

Excellent! Your answer is correct.
Bagus sekali! Jawabanmu benar.

Well done! You did a great job.
Bagus sekali! Kamu melakukan pekerjaan dengan baik.

Bravo! That was a wonderful performance.
Bagus! Itu penampilan yang luar biasa.


12. Interjection of Disapproval

Digunakan untuk menunjukkan ketidaksetujuan atau ketidaksenangan.

Contoh:

  • No!
  • Oh no!
  • Ugh!
  • Nonsense!

Contoh:

Oh no! I lost my wallet.
Oh tidak! Saya kehilangan dompet saya.

No! Don’t touch that.
Tidak! Jangan sentuh itu.


13. Interjection of Relief

Digunakan ketika seseorang merasa lega setelah mengalami kekhawatiran atau masalah.

Contoh:

  • Phew!
  • Thank goodness!

Contoh:

Phew! We arrived on time.
Fiuh! Kami tiba tepat waktu.

Thank goodness! Everyone is safe.
Syukurlah! Semua orang aman.


14. Interjection of Encouragement

Digunakan untuk memberikan semangat atau dorongan.

Contoh:

  • Come on!
  • Go!
  • Keep going!
  • Bravo!

Contoh:

Come on! You can do it!
Ayo! Kamu pasti bisa!

Go! Go! Go!
Ayo! Ayo! Ayo!

Keep going! Don’t give up!
Teruskan! Jangan menyerah!


15. Interjection of Understanding

Beberapa interjection digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang memahami atau menyadari sesuatu.

Contoh:

  • Aha!
  • Oh!
  • I see!

Contoh:

Aha! Now I understand.
Aha! Sekarang saya mengerti.

Oh! I see what you mean.
Oh! Saya mengerti maksudmu.


Laman: 1 2

Post Comment

You May Have Missed