10 Trik Mengingat Barang yang Harus Dibeli agar Tidak Lupa Saat Belanja

Pernah pergi ke toko atau minimarket untuk membeli beberapa barang, tetapi justru pulang tanpa membawa salah satunya? Hal seperti ini sering terjadi, terutama ketika kita berbelanja tanpa persiapan. Selain itu, banyaknya barang di toko dapat mengalihkan perhatian kita.

Namun, Anda tidak perlu selalu mengandalkan ingatan. Beberapa trik sederhana dapat membantu Anda mengingat barang yang harus dibeli sehingga kegiatan belanja menjadi lebih teratur dan efisien.

1. Buat Daftar Belanja Sebelum Berangkat

Cara paling sederhana adalah membuat daftar belanja sebelum meninggalkan rumah. Tuliskan semua barang yang benar-benar Anda butuhkan, mulai dari kebutuhan dapur hingga perlengkapan rumah.

Selanjutnya, susun daftar berdasarkan kelompok kebutuhan agar Anda lebih mudah memeriksanya. Misalnya, kelompokkan barang menjadi makanan, minuman, perlengkapan mandi, dan kebutuhan rumah tangga.

Dengan cara ini, Anda cukup memeriksa daftar saat berbelanja tanpa harus mengingat semuanya.

2. Gunakan Catatan di Ponsel

Jika Anda sering lupa membawa catatan belanja, gunakan ponsel. Apabila Anda terbiasa membawa ponsel saat bepergian, cara ini bisa menjadi pilihan praktis.

Anda bisa menggunakan aplikasi catatan bawaan atau membuat pesan khusus yang berisi daftar barang. Setelah memasukkan barang ke keranjang, hapus atau beri tanda centang pada nama barang tersebut.

Dengan begitu, Anda dapat mengetahui barang mana yang sudah masuk keranjang dan barang mana yang masih perlu Anda cari.

3. Gunakan Teknik Pengelompokan

Menghafalkan banyak barang sekaligus memang cukup sulit. Karena itu, kelompokkan barang berdasarkan jenisnya.

Contohnya, Anda dapat membuat kelompok seperti berikut:

  • Dapur: minyak, gula, beras, dan telur.
  • Kamar mandi: sabun, sampo, dan pasta gigi.
  • Rumah: deterjen, tisu, dan pewangi.
  • Kebutuhan pribadi: alat tulis, obat-obatan rumah tangga, dan sebagainya.

Melalui teknik ini, Anda cukup mengingat beberapa kelompok sebagai petunjuk untuk mengingat barang di dalamnya, alih-alih menghafalkan banyak barang secara terpisah.

4. Hubungkan Barang dengan Ruangan

Trik berikutnya adalah menghubungkan barang dengan tempat Anda menggunakannya. Misalnya, bayangkan dapur untuk membantu mengingat stok minyak dan gula yang hampir habis.

Selanjutnya, bayangkan kamar mandi untuk mengingat sabun dan sampo. Setelah itu, bayangkan ruang cuci untuk mengingat deterjen.

Cara ini memanfaatkan hubungan antara barang dan tempat sehingga Anda lebih mudah mengingat kebutuhan belanja.

5. Periksa Barang yang Hampir Habis

Jangan menunggu sampai barang benar-benar habis. Sebaliknya, biasakan memeriksa persediaan di rumah sebelum berbelanja.

Jika Anda melihat stok suatu barang tinggal sedikit, langsung masukkan nama barang tersebut ke daftar belanja. Kebiasaan sederhana ini dapat mengurangi risiko lupa membeli kebutuhan penting.

6. Foto Barang yang Ingin Anda Beli

Kadang-kadang kita lupa nama atau jenis barang yang biasa kita gunakan. Untuk menghindari kesalahan, potret kemasan barang tersebut sebelum pergi berbelanja.

Gunakan foto itu sebagai acuan saat mencari produk yang sama di toko. Selain itu, cara ini membantu Anda memastikan ukuran atau jenis produk tertentu sebelum memasukkannya ke keranjang.

7. Gunakan Pengingat Sebelum Berangkat

Jika Anda sering membuat daftar tetapi lupa membukanya, buat pengingat di ponsel. Atur alarm beberapa menit sebelum waktu berbelanja.

Tuliskan pesan singkat seperti “Periksa daftar belanja”. Dengan demikian, ponsel akan mengingatkan Anda untuk memeriksa daftar sebelum berangkat.

8. Jangan Terlalu Mengandalkan Ingatan

Mengandalkan ingatan memang terasa praktis, tetapi cara tersebut tidak selalu efektif. Apalagi jika Anda harus membeli banyak barang sekaligus.

Karena itu, gunakan alat bantu seperti catatan, foto, aplikasi, atau pengingat. Alat sederhana tersebut dapat mengurangi beban Anda dalam mengingat banyak hal.

9. Gunakan Daftar yang Sama untuk Belanja Rutin

Untuk barang yang rutin Anda beli, buatlah daftar belanja yang bisa Anda gunakan kembali. Misalnya, masukkan beras, telur, minyak, sabun, dan deterjen ke dalam daftar pemeriksaan kebutuhan mingguan.

Setiap kali akan berbelanja, buka daftar tersebut dan periksa persediaan di rumah. Kemudian, tandai barang yang stoknya mulai berkurang dan perlu Anda beli.

Dengan cara ini, Anda dapat menyiapkan kebutuhan belanja lebih cepat tanpa menyusun daftar dari awal.

10. Terapkan Kebiasaan “Catat Saat Ingat”

Jangan menunggu sampai waktu belanja tiba untuk membuat daftar. Jika tiba-tiba teringat bahwa suatu barang hampir habis, langsung catat.

Misalnya, saat menggunakan pasta gigi dan menyadari isinya tinggal sedikit, segera masukkan “pasta gigi” ke daftar belanja. Dengan begitu, Anda tidak perlu mengandalkan ingatan beberapa jam atau beberapa hari kemudian.

Contoh Daftar Belanja Mingguan yang Bisa Langsung Anda Gunakan

Agar tidak lupa membeli kebutuhan penting, buatlah daftar sederhana yang mencantumkan nama barang, jumlah kebutuhan, dan tingkat prioritas.

Berikut contoh daftar belanja untuk kebutuhan rumah tangga.

Kebutuhan Utama

  • Beras: periksa stok dan tentukan jumlah yang perlu Anda beli.
  • Telur: sesuaikan jumlah dengan rencana menu mingguan.
  • Minyak goreng: catat ukuran kemasan sesuai kebutuhan.
  • Sayuran: pilih berdasarkan menu yang akan Anda masak.

Kebutuhan Kebersihan

  • Sabun mandi: periksa persediaan di rumah sebelum menambah stok.
  • Pasta gigi: beli jika stok hampir habis.
  • Deterjen: sesuaikan jumlah dengan kebutuhan mencuci.

Cara Menggunakan Daftar Ini

Sebelum berangkat, periksa lemari dapur, kamar mandi, dan tempat penyimpanan. Hapus barang yang stoknya masih cukup, kemudian tambahkan barang yang benar-benar Anda perlukan. Cantumkan pula jumlah kebutuhan dan tandai barang yang menjadi prioritas.

Saat berada di toko, beri tanda centang pada barang yang sudah masuk keranjang. Setelah itu, periksa kembali daftar sebelum membayar agar tidak ada kebutuhan yang terlewat.

Sesuaikan contoh tersebut dengan jumlah anggota keluarga, anggaran, dan kebiasaan belanja masing-masing. Dengan begitu, daftar tidak sekadar membantu Anda mengingat barang, tetapi juga membantu mengurangi pembelian di luar rencana.

Kesimpulan

Anda tidak harus menghafalkan semua barang untuk mengingat kebutuhan belanja. Gunakan cara sederhana seperti membuat daftar, mengelompokkan barang, memanfaatkan catatan ponsel, memotret produk, hingga memasang pengingat.

Yang terpenting, biasakan mencatat kebutuhan segera setelah Anda menyadarinya. Kebiasaan tersebut membantu Anda berbelanja dengan lebih teratur dan cepat, sekaligus mengurangi kemungkinan lupa membeli barang penting.

Sumber Referensi

  1. Mississippi State University Extension Service. HappyHealthy Fact Sheet: Shopping.
    Mendukung anjuran memeriksa persediaan di rumah, menyusun daftar belanja, merencanakan menu mingguan, serta membeli sesuai kebutuhan.
    Baca sumber. Mississippi State University Extension Service
  2. Cambridge University Hospitals NHS Foundation Trust. Memory Problems — A Practical Guide.
    Menjelaskan penggunaan catatan di ponsel, daftar tugas, alarm, pengelompokan informasi, dan rutinitas sebagai alat bantu mengingat.
    Baca sumber. CUH
  3. Stanford University, Center for Teaching and Learning. Memory Strategy: Memory Palace.
    Menjelaskan teknik menghubungkan informasi dengan tempat yang familiar. Prinsip ini menjadi dasar untuk mengembangkan contoh membayangkan ruangan sebagai petunjuk mengingat kebutuhan belanja.
    Baca sumber. Center for Teaching and Learning
  4. Gilbert, S. J., dkk. (2020). Optimal Use of Reminders: Metacognition, Effort, and Cognitive Offloading. Journal of Experimental Psychology: General, 149(3), 501–517.
    Membahas penggunaan pengingat eksternal untuk membantu mengingat hal yang perlu dilakukan, termasuk pertimbangan usaha saat membuat pengingat.
    Baca sumber.

Tinggalkan komentar