Ketika menggambarkan sebuah tas, kamu dapat menggunakan frasa a bag. Namun, frasa tersebut belum menjelaskan seperti apa tas yang kamu maksud. Untuk memberikan informasi tambahan, kamu dapat menulis a small blue bag.
Dalam contoh tersebut, kata small dan blue merupakan adjective atau kata sifat bahasa Inggris. Keduanya menjelaskan ukuran dan warna tas sehingga pembaca memperoleh gambaran yang lebih jelas.
Selain menerangkan ciri benda, adjective juga dapat menggambarkan keadaan, kualitas, perasaan, dan karakter seseorang. Oleh karena itu, memahami adjective sangat penting ketika kamu ingin menyusun kalimat bahasa Inggris yang lebih informatif.
Namun, penggunaan adjective tidak hanya berkaitan dengan pilihan kosakata. Kamu juga perlu memahami posisi kata sifat, urutan beberapa adjective, bentuk perbandingan, serta perbedaannya dengan adverb.
Artikel ini membahas pengertian adjective bahasa Inggris, jenis, fungsi, aturan penggunaan, dan contoh kalimatnya. Selain itu, tersedia 15 soal latihan beserta kunci jawaban dan pembahasan untuk membantu kamu memahami materi secara bertahap. [1]
Apa Itu Adjective dalam Bahasa Inggris?
Adjective adalah kata sifat yang menjelaskan karakteristik, keadaan, ukuran, warna, atau kualitas seseorang maupun sesuatu.
Dalam bahasa Inggris, adjective dapat memberikan informasi tambahan tentang noun atau pronoun. Dengan demikian, pembaca dapat memahami sifat atau kondisi sesuatu secara lebih jelas.
Sebagai contoh, perhatikan kalimat berikut:
The room is quiet.
Kalimat tersebut menggunakan adjective quiet untuk menjelaskan keadaan ruangan.
Sementara itu, contoh berikut menempatkan adjective sebelum kata benda:
We found a quiet room.
Meskipun posisinya berbeda, kata quiet tetap menjelaskan sifat ruangan.
Selain itu, adjective bahasa Inggris umumnya tidak berubah mengikuti jumlah kata benda.
Sebagai contoh:
The room is quiet.
The rooms are quiet.
Pada kedua kalimat tersebut, adjective quiet tetap menggunakan bentuk yang sama meskipun subjek berubah dari tunggal menjadi jamak.
Oleh karena itu, jangan menambahkan akhiran jamak pada adjective hanya karena noun yang mengikutinya berbentuk plural.
Adjective tidak sama dengan noun
Dalam bahasa Inggris, noun dan adjective memiliki fungsi yang berbeda.
Noun menyebut orang, benda, tempat, atau konsep. Sebaliknya, adjective menjelaskan sifat atau karakteristiknya.
Sebagai contoh:
The garden is beautiful.
Pada kalimat tersebut, garden merupakan noun, sedangkan beautiful merupakan adjective yang menjelaskan kondisi taman.
Namun, sebuah kata dapat menjalankan fungsi berbeda sesuai konteks.
Perhatikan contoh berikut:
I ate an orange.
She wore an orange shirt.
Dalam contoh pertama, orange merupakan noun yang berarti buah jeruk. Sementara itu, kalimat kedua menggunakan orange sebagai adjective yang menjelaskan warna baju.
Dengan demikian, kamu perlu memperhatikan fungsi kata dalam kalimat, bukan hanya menghafal terjemahannya.
Dua Posisi Adjective yang Paling Umum
Dalam kalimat bahasa Inggris, adjective biasanya muncul sebelum noun atau setelah linking verb.
Namun, kedua posisi tersebut memiliki pola penggunaan yang berbeda. Oleh karena itu, memahami susunan kalimat akan membantu kamu menentukan posisi adjective yang tepat.
1. Sebelum noun: Attributive adjective
Attributive adjective merupakan adjective yang muncul sebelum kata benda untuk memberikan keterangan tambahan.
Sebagai contoh:
- A helpful guide
- Three old books
- A narrow street
Pada contoh pertama, helpful menjelaskan sifat panduan. Sementara itu, old memberikan informasi mengenai usia buku.
Adapun narrow menerangkan kondisi jalan yang sempit.
Selain digunakan dalam frasa, attributive adjective juga dapat muncul dalam kalimat lengkap.
Perhatikan contoh berikut:
We followed a narrow street.
Dalam kalimat tersebut, adjective narrow menjelaskan noun street, bukan cara seseorang berjalan atau mengikuti jalan.
Selain itu, noun phrase dapat menggunakan determiner seperti a atau the.
Sebagai contoh:
The narrow street.
Dengan demikian, susunan determiner, adjective, dan noun membantu membentuk frasa yang lebih jelas.
2. Setelah linking verb: Predicative adjective
Predicative adjective muncul setelah linking verb untuk menerangkan keadaan atau sifat subjek.
Beberapa linking verb yang sering muncul antara lain be, seem, become, look, feel, dan taste.
Sebagai contoh:
The instructions seem clear.
Rina looks tired.
The soup tastes salty.
Pada contoh pertama, clear menjelaskan kondisi petunjuk. Sementara itu, tired menerangkan keadaan Rina.
Adapun salty menunjukkan rasa sup.
Meskipun adjective muncul setelah kata kerja, bentuk tersebut tidak menjelaskan cara melakukan tindakan. Sebaliknya, adjective menerangkan keadaan subjek.
Oleh karena itu, gunakan The soup tastes salty, bukan The soup tastes saltily, ketika ingin menjelaskan rasa sup. [1]
Jenis Informasi yang Diberikan Adjective
Adjective dapat memberikan berbagai informasi tentang seseorang atau suatu benda.
Sebagai contoh, kamu dapat menggunakan kata sifat untuk menjelaskan ukuran, warna, usia, bentuk, kondisi, atau penilaian.
Untuk memahaminya, perhatikan tabel berikut.
| Jenis informasi | Contoh adjective | Penggunaan |
|---|---|---|
| Ukuran | small, enormous | a small notebook |
| Warna | red, pale | a pale blue sky |
| Usia | old, young | an old bridge |
| Bentuk | round, square | a round table |
| Kondisi | broken, clean | a broken screen |
| Pendapat | useful, interesting | a useful explanation |
Berdasarkan tabel tersebut, adjective membantu pembaca memahami karakteristik benda secara lebih terperinci.
Namun, setiap adjective tidak harus masuk ke dalam satu kategori makna yang tetap.
Sebagai contoh, kata light dapat berarti ringan ketika menjelaskan berat suatu benda.
Sementara itu, kata yang sama juga dapat berkaitan dengan tingkat kecerahan.
Oleh karena itu, perhatikan noun yang menyertainya sebelum menentukan makna adjective.
Selain itu, adjective tidak otomatis memiliki bentuk jamak dalam bahasa Inggris.
Sebagai contoh:
Two red cars.
Bentuk tersebut benar karena red tetap menjadi adjective meskipun cars merupakan noun jamak.
Sebaliknya, bentuk two reds cars tidak mengikuti pola dasar tersebut.
Dengan demikian, perubahan jumlah noun umumnya tidak mengubah bentuk adjective.
Urutan Beberapa Adjective Sebelum Noun
Ketika sebuah noun memiliki lebih dari satu adjective, penutur biasanya mengikuti urutan tertentu agar frasa terdengar alami.
Namun, kamu tidak perlu menghafal seluruh urutan sekaligus. Sebagai langkah awal, pahami bahwa adjective yang menyatakan pendapat sering muncul sebelum informasi faktual.
Dahulukan pendapat sebelum informasi faktual
Dalam pola umum, penutur dapat menggunakan urutan adjective berikut:
| Urutan | Jenis adjective | Contoh |
|---|---|---|
| 1 | Pendapat (opinion) | beautiful, lovely |
| 2 | Ukuran (size) | small, large |
| 3 | Usia (age) | old, new |
| 4 | Bentuk (shape) | round, square |
| 5 | Warna (colour) | red, blue |
| 6 | Asal (origin) | Japanese, Italian |
| 7 | Bahan (material) | wooden, plastic |
| 8 | Tujuan (purpose) | sleeping, cooking |
Sebagai contoh, perhatikan frasa berikut:
A beautiful old wooden chair.
Dalam frasa tersebut, beautiful menjelaskan pendapat, old menunjukkan usia, sedangkan wooden menerangkan bahan kursi.
Sebaliknya, susunan a wooden old beautiful chair terdengar kurang alami dalam penggunaan biasa.
Meskipun demikian, urutan adjective merupakan kecenderungan penggunaan bahasa, bukan aturan kaku untuk seluruh kemungkinan konteks.
Selain itu, penutur biasanya hanya menggunakan satu hingga tiga adjective untuk menjelaskan sebuah noun.
Oleh karena itu, jangan memaksakan semua kategori adjective muncul dalam satu frasa. Pilih informasi yang benar-benar membantu pembaca. [2]
Gunakan koma secara wajar
Ketika dua adjective memiliki kedudukan setara dalam menjelaskan sebuah noun, penulis dapat menggunakan koma.
Sebagai contoh:
A quiet, comfortable room.
Dalam frasa tersebut, quiet dan comfortable sama-sama memberikan gambaran tentang kualitas ruangan.
Selain menggunakan koma, penutur juga dapat menghubungkan keduanya dengan and dalam susunan yang sesuai.
Namun, tidak semua gabungan adjective membutuhkan koma.
Perhatikan contoh berikut:
A large wooden desk.
Dalam frasa tersebut, large menjelaskan ukuran meja, sedangkan wooden menunjukkan bahannya.
Oleh karena itu, kedua adjective tersebut biasanya tidak membutuhkan koma.
Sebagai cara sederhana, coba tukar urutan adjective atau sisipkan and. Jika hasilnya tetap alami dan kedua sifat berkedudukan setara, penggunaan koma mungkin sesuai.
Dengan demikian, kamu dapat menentukan tanda baca berdasarkan hubungan antaradjective.
Comparative dan Superlative Adjective
Selain menjelaskan sifat, adjective dapat membantu pembicara membandingkan dua hal atau lebih.
Dalam bahasa Inggris, kita mengenal comparative adjective dan superlative adjective.
Namun, kedua bentuk tersebut memiliki fungsi berbeda. Oleh karena itu, kamu perlu memahami tujuan perbandingan sebelum memilih bentuknya.
Bandingkan dua hal dengan comparative
Comparative adjective digunakan untuk membandingkan sifat dua orang, benda, atau keadaan.
Pada beberapa adjective, kita dapat menambahkan akhiran -er.
Sebagai contoh:
This road is narrower than the main road.
Kalimat tersebut membandingkan lebar dua jalan.
Sementara itu, beberapa adjective menggunakan more untuk membentuk perbandingan.
Perhatikan contoh berikut:
This explanation is more useful than the first one.
Dalam kalimat tersebut, more useful menunjukkan bahwa satu penjelasan memiliki tingkat kegunaan lebih tinggi daripada penjelasan lainnya.
Selain kedua pola tersebut, terdapat adjective yang mempunyai bentuk comparative tidak beraturan.
Sebagai contoh:
Good → better.
Bad → worse.
Oleh karena itu, jangan menambahkan more pada bentuk comparative yang sudah menggunakan penanda perbandingan.
Sebagai contoh, gunakan better, bukan more better. [3]
Pilih superlative saat membandingkan dalam kelompok
Superlative adjective membantu penutur menunjukkan sifat dengan tingkat tertinggi atau terendah dalam suatu kelompok yang menjadi acuan.
Sebagai contoh:
The tallest building on this street.
Frasa tersebut menunjuk bangunan tertinggi di antara bangunan yang berada pada jalan tersebut.
Sementara itu, adjective yang lebih panjang sering menggunakan most.
Sebagai contoh:
The most interesting chapter.
Namun, penggunaan superlative tetap membutuhkan konteks perbandingan yang jelas.
Oleh karena itu, pembicara sebaiknya menyebut atau memperjelas kelompok yang menjadi acuan.
Contohnya:
The fastest of these three runners.
Dengan demikian, pembaca memahami siapa saja yang menjadi bagian dari perbandingan.
Tabel comparative dan superlative adjective
| Bentuk dasar | Comparative | Superlative |
|---|---|---|
| tall | taller | tallest |
| large | larger | largest |
| busy | busier | busiest |
| good | better | best |
| interesting | more interesting | most interesting |
Berdasarkan tabel tersebut, setiap adjective tidak selalu mengikuti pola perubahan yang sama.
Sebagai contoh, tall menggunakan akhiran -er dan -est. Sementara itu, interesting membentuk perbandingan melalui more dan most.
Berbeda dari keduanya, good mempunyai bentuk tidak beraturan, yaitu better dan best.
Oleh karena itu, pelajari bentuk comparative dan superlative melalui contoh kalimat agar kamu memahami penggunaannya dengan benar.
Adjective Berakhiran -ed dan -ing
Beberapa adjective bahasa Inggris memiliki akhiran -ed dan -ing. Namun, kedua bentuk tersebut tidak selalu menyampaikan makna yang sama.
Secara umum, adjective berakhiran -ed sering menjelaskan perasaan seseorang. Sementara itu, adjective berakhiran -ing sering menjelaskan sesuatu yang menimbulkan perasaan tersebut.
Sebagai contoh:
The students felt bored.
Kalimat tersebut menjelaskan bahwa para siswa merasa bosan.
Sebaliknya:
The lesson was boring.
Kalimat kedua menerangkan bahwa pelajaran tersebut membosankan.
Dengan demikian, bored berfokus pada perasaan, sedangkan boring menjelaskan sifat sesuatu yang menimbulkan kebosanan.
Perbedaan serupa juga muncul pada pasangan berikut:
| Adjective -ed | Adjective -ing |
|---|---|
| bored | boring |
| interested | interesting |
| tired | tiring |
| excited | exciting |
Untuk memahami perbedaannya, bandingkan dua kalimat berikut:
I am interested in the story.
The story is interesting.
Pada kalimat pertama, interested menjelaskan perasaan pembicara. Sementara itu, interesting menunjukkan sifat cerita yang menarik perhatian.
Oleh karena itu, perhatikan apakah kalimat sedang membicarakan perasaan seseorang atau sifat sesuatu yang memengaruhi perasaan tersebut.
Jangan menukar perasaan dengan penyebabnya
Kesalahan umum muncul ketika seseorang memakai adjective -ing untuk menyatakan perasaannya sendiri.
Sebagai contoh, I am exciting tidak menyampaikan makna yang sama dengan I am excited.
Jika kamu ingin menjelaskan bahwa kamu merasa antusias, gunakan:
I am excited.
Sebaliknya, ketika suatu pengalaman menimbulkan antusiasme, gunakan adjective exciting.
Sebagai contoh:
The trip was exciting.
Dengan demikian, pemilihan akhiran -ed atau -ing dapat mengubah makna kalimat secara signifikan.
Bedakan Adjective dari Adverb
Adjective dan adverb sama-sama memberikan informasi tambahan dalam kalimat.
Namun, keduanya memiliki fungsi gramatikal berbeda.
Adjective biasanya menerangkan noun atau keadaan subjek setelah linking verb. Sementara itu, adverb dapat menerangkan verba, adjective, adverb lain, atau keseluruhan pernyataan.
Sebagai contoh:
She is a careful driver.
She drives carefully.
Dalam kalimat pertama, careful menjelaskan noun driver.
Sebaliknya, carefully pada kalimat kedua menerangkan cara seseorang mengemudi.
Oleh karena itu, penutur tidak dapat mengganti kedua bentuk tersebut secara sembarangan.
Selain itu, jangan menganggap semua adverb selalu menggunakan akhiran -ly.
Sebagai contoh, fast dapat menjadi adverb tanpa tambahan akhiran tersebut.
Di sisi lain, friendly biasanya berfungsi sebagai adjective.
Perhatikan frasa berikut:
A friendly teacher.
Dengan demikian, kamu perlu memeriksa fungsi kata dalam kalimat sebelum menentukan apakah kata tersebut merupakan adjective atau adverb.
Untuk memperdalam materi, baca artikel Adverb Bahasa Inggris: Jenis, Posisi, Contoh, dan Latihan.
Contoh Analisis Adjective dalam Satu Paragraf
Setelah memahami jenis dan fungsi adjective, sekarang saatnya melihat penggunaannya dalam paragraf pendek.
Perhatikan contoh berikut:
At the market, Dimas bought a small green bag. The bag looked sturdy, but the strap felt uncomfortable. He chose a larger bag because it was more practical.
Paragraf tersebut menggunakan beberapa adjective dengan fungsi berbeda.
Pertama, small dan green muncul sebelum noun bag. Kedua kata tersebut menjelaskan ukuran dan warna tas.
Sementara itu, sturdy muncul setelah linking verb looked untuk menerangkan kondisi tas.
Selain itu, uncomfortable mengikuti felt dan menjelaskan keadaan tali tas.
Berbeda dari adjective sebelumnya, larger merupakan comparative adjective yang membandingkan ukuran dua tas.
Adapun more practical menunjukkan alasan Dimas memilih tas lain berdasarkan tingkat kepraktisannya.
Dengan demikian, satu paragraf dapat menggunakan adjective untuk menjelaskan karakteristik benda, keadaan, dan perbandingan.
Oleh karena itu, gunakan adjective sesuai informasi yang ingin kamu sampaikan kepada pembaca.
Kesalahan Adjective yang Perlu Dihindari
Ketika mempelajari adjective, pembelajar sering membuat kesalahan pada bentuk jamak, perbandingan, atau posisi kata sifat.
Selain itu, kesalahan dapat muncul ketika seseorang menukar fungsi adjective dan adverb.
Untuk menghindarinya, perhatikan beberapa contoh berikut.
Jangan membuat adjective menjadi jamak
Kurang tepat:
Three beautifulls paintings.
Tepat:
Three beautiful paintings.
Dalam contoh tersebut, paintings merupakan noun jamak.
Namun, adjective beautiful tetap menggunakan bentuk yang sama.
Oleh karena itu, jangan menambahkan akhiran jamak pada adjective hanya karena noun berbentuk plural.
Hindari double comparative
Kurang tepat:
This is more easier.
Tepat:
This is easier.
Kata easier sudah merupakan bentuk comparative dari easy.
Karena itu, penutur tidak perlu menambahkan more pada bentuk tersebut.
Dengan demikian, penggunaan satu penanda comparative sudah cukup.
Gunakan adjective setelah linking verb
Kurang tepat untuk menjelaskan keadaan subjek:
The children look happily.
Tepat:
The children look happy.
Pada kalimat kedua, happy menjelaskan keadaan anak-anak.
Sementara itu, happily merupakan adverb yang dapat menjelaskan cara seseorang melakukan tindakan.
Sebagai contoh:
The children sang happily.
Dengan demikian, happy dan happily mempunyai fungsi berbeda.
Oleh karena itu, perhatikan apakah kata tersebut menerangkan subjek atau tindakan.
Latihan Adjective Bahasa Inggris: 15 Soal
Setelah mempelajari pengertian, jenis, fungsi, dan aturan adjective, sekarang saatnya menguji pemahaman.
Latihan berikut mencakup posisi adjective, comparative dan superlative, penggunaan -ed/-ing, serta perbedaan adjective dan adverb.
Kerjakan seluruh soal terlebih dahulu. Selanjutnya, cocokkan jawabanmu dengan pembahasan agar kamu memahami alasan setiap pilihan.
- Penggunaan adjective: Lengkapi frasa a (beautiful / beautifully) garden.
- Linking verb: Tentukan bentuk yang tepat pada The garden looks (beautiful / beautifully).
- Comparative: Tuliskan bentuk perbandingan dari small dalam This box is ___ than that one.
- Superlative: Lengkapi This is the ___ room in the building menggunakan bentuk superlative dari large.
- Adjective dan plural noun: Perbaiki She bought two reds dresses.
- Double comparative: Benahi The test was more easier than expected.
- Adjective -ing: Pilih interested atau interesting dalam The story was ___.
- Adjective -ed: Tentukan bentuk yang sesuai pada I felt (bored / boring) during the delay.
- Urutan adjective: Manakah yang lebih alami, an old lovely house atau a lovely old house?
- Rasa makanan: Lengkapi The soup tastes (salty / saltily).
- Identifikasi adjective: Temukan kata sifat dalam A narrow path led to the village.
- Predicative adjective: Tentukan adjective setelah linking verb dalam The room became quiet.
- Adjective atau adverb: Pilih careful atau carefully pada She is a ___ editor.
- Irregular comparative: Manakah yang benar, better atau more better, dalam This chapter is ___ than the previous one?
- Susunan noun phrase: Buat frasa yang benar dari wooden / a / small / table.
Melalui latihan tersebut, kamu dapat mengenali fungsi adjective dalam berbagai struktur.
Selain itu, beberapa soal membantu membedakan kata sifat dari kata keterangan.
Oleh karena itu, pahami alasan setiap jawaban sebelum melanjutkan ke materi berikutnya.
Kunci Jawaban dan Pembahasan
Setelah menyelesaikan latihan, periksa jawaban melalui tabel berikut.
Selain menampilkan bentuk yang benar, pembahasan ini menjelaskan aturan yang mendasarinya.
| No. | Jawaban | Alasan |
|---|---|---|
| 1 | beautiful | Adjective tersebut menerangkan noun garden. |
| 2 | beautiful | Kata looks berfungsi sebagai linking verb yang menghubungkan subjek dengan sifatnya. |
| 3 | smaller | Comparative dari small menggunakan akhiran -er. |
| 4 | largest | Superlative dari large menggunakan akhiran -st. |
| 5 | She bought two red dresses. | Adjective red tidak berubah menjadi bentuk jamak. |
| 6 | The test was easier than expected. | Bentuk easier sudah mengandung penanda comparative. |
| 7 | interesting | Cerita memiliki sifat yang menimbulkan ketertarikan. |
| 8 | bored | Kata tersebut menjelaskan perasaan pembicara. |
| 9 | a lovely old house | Adjective pendapat lazim muncul sebelum adjective usia. |
| 10 | salty | Linking verb tastes menghubungkan subjek dengan sifat rasanya. |
| 11 | narrow | Adjective tersebut menerangkan noun path. |
| 12 | quiet | Kata sifat ini menjelaskan keadaan room. |
| 13 | careful | Adjective menerangkan noun editor. |
| 14 | better | Good memiliki bentuk comparative tidak beraturan. |
| 15 | a small wooden table | Adjective ukuran biasanya muncul sebelum adjective bahan. |
Berdasarkan tabel tersebut, setiap jawaban mengikuti fungsi atau pola adjective yang berbeda.
Sebagai contoh, soal nomor 1–2 membahas posisi adjective sebelum noun dan setelah linking verb.
Sementara itu, nomor 3–4 menguji pembentukan comparative dan superlative.
Selain itu, soal nomor 7–8 membantu membedakan adjective yang menjelaskan perasaan dan sifat sesuatu yang menimbulkan perasaan tersebut.
Adapun soal terakhir menguji urutan adjective sebelum noun.
Dengan demikian, latihan ini membantu kamu memahami penggunaan adjective melalui contoh nyata, bukan hanya definisi.
Ringkasan dan Materi Terkait
Adjective bahasa Inggris membantu pembicara menjelaskan sifat, kondisi, ukuran, warna, usia, bentuk, dan kualitas seseorang maupun sesuatu.
Secara umum, adjective dapat muncul sebelum noun atau setelah linking verb.
Namun, ketika menggunakan beberapa adjective sekaligus, penutur perlu memperhatikan urutan kata agar frasa terdengar alami.
Selain itu, adjective mempunyai bentuk comparative dan superlative untuk menyampaikan perbandingan.
Sebagai contoh, tall berubah menjadi taller dan tallest. Sementara itu, good mempunyai bentuk tidak beraturan, yaitu better dan best.
Pembelajar juga perlu membedakan adjective berakhiran -ed dan -ing. Oleh karena itu, perhatikan apakah kata sifat menjelaskan perasaan seseorang atau sesuatu yang menyebabkan perasaan tersebut.
Untuk memahami peran kata penentu sebelum noun phrase, baca juga artikel Articles A, An, dan The.
Setelah itu, cobalah membuat lima kalimat tentang benda di sekitar rumah atau sekolah. Kemudian, tandai adjective dalam setiap kalimat dan jelaskan fungsinya.
Dengan latihan bertahap, kamu dapat menggunakan adjective secara lebih tepat dalam percakapan maupun tulisan sehari-hari.
Sumber dan Bacaan Pendamping
- [1] Cambridge Dictionary — English Grammar Today. Adjectives. Baca panduan adjective.
- [2] Cambridge Dictionary — English Grammar Today. Adjectives: Order. Pelajari urutan adjective.
- [3] Cambridge Dictionary — English Grammar Today. Comparative and Superlative Adjectives. Baca aturan perbandingan adjective.