
MATERI IMAGINATIVE STORY
Cerita Imajinatif / Cerita Khayalan
1. Pengertian Imaginative Story
Imaginative story is a story created from the writer’s imagination. The story may contain imaginary characters, places, events, animals, magic, or situations that do not happen in real life.
Artinya:
Imaginative story adalah cerita yang dibuat berdasarkan imajinasi penulis. Cerita tersebut dapat berisi tokoh, tempat, peristiwa, hewan, sihir, atau situasi khayalan yang tidak terjadi dalam kehidupan nyata.
Contoh tema Imaginative Story:
A magical forest → Hutan ajaib
A talking animal → Hewan yang bisa berbicara
A magic mirror → Cermin ajaib
A young wizard → Penyihir muda
A princess and a dragon → Putri dan naga
A journey to another planet → Perjalanan ke planet lain
A mysterious castle → Kastel misterius
2. Tujuan Imaginative Story
The purposes of an imaginative story are:
1.To entertain the readers.
Untuk menghibur pembaca.
2.To develop imagination.
Untuk mengembangkan imajinasi.
3.To teach moral values.
Untuk mengajarkan nilai-nilai moral.
4.To make readers interested in the story.
Untuk membuat pembaca tertarik pada cerita.
5.To express creativity.
Untuk mengekspresikan kreativitas.
3. Generic Structure
Imaginative story biasanya menggunakan struktur yang mirip dengan narrative text.
A. Orientation
Orientation introduces the characters, place, and time of the story.
Artinya:
Orientation adalah bagian yang memperkenalkan tokoh, tempat, dan waktu kejadian.
Contoh:
Once upon a time, there lived a young girl named Lily in a small village.
Artinya:
Pada suatu ketika, hiduplah seorang gadis muda bernama Lily di sebuah desa kecil.
B. Complication
Complication tells the problem or conflict faced by the characters.
Artinya:
Complication menceritakan masalah atau konflik yang dihadapi oleh tokoh.
Contoh:
One day, Lily entered a mysterious forest and lost her way.
Artinya:
Suatu hari, Lily memasuki hutan misterius dan tersesat.
C. Resolution
Resolution tells how the problem is solved.
Artinya:
Resolution menceritakan bagaimana masalah tersebut diselesaikan.
Contoh:
Finally, a friendly bird showed Lily the way home.
Artinya:
Akhirnya, seekor burung yang baik menunjukkan jalan pulang kepada Lily.
D. Re-orientation / Moral Value
Bagian ini berisi kesimpulan, komentar, atau pesan moral dari cerita.
Contoh:
Lily learned that she should never enter a strange place alone.
Artinya:
Lily belajar bahwa dia tidak boleh memasuki tempat asing sendirian.

5. Language Features
Imaginative story biasanya menggunakan beberapa ciri kebahasaan berikut.
A. Simple Past Tense
Karena cerita biasanya menceritakan kejadian yang sudah terjadi.
Rumus:
(+) Subject + V2 + Object
The boy entered the forest.
Artinya:
Anak laki-laki itu memasuki hutan.
(-) Subject + did not + V1
The boy did not enter the castle.
Artinya:
Anak laki-laki itu tidak memasuki kastel.
(?) Did + Subject + V1…?
Did the boy enter the forest?
Artinya:
Apakah anak laki-laki itu memasuki hutan?
Imaginative story biasanya menggunakan beberapa ciri kebahasaan berikut.
A. Simple Past Tense
Karena cerita biasanya menceritakan kejadian yang sudah terjadi.
Rumus:
(+) Subject + V2 + Object
The boy entered the forest.
Artinya:
Anak laki-laki itu memasuki hutan.
(-) Subject + did not + V1
The boy did not enter the castle.
Artinya:
Anak laki-laki itu tidak memasuki kastel.
(?) Did + Subject + V1…?
Did the boy enter the forest?
Artinya:
Apakah anak laki-laki itu memasuki hutan?

Contoh:
One day, a girl found a mysterious key.
Artinya:
Suatu hari, seorang gadis menemukan sebuah kunci misterius.
One day, a girl found a mysterious key.
Artinya:
Suatu hari, seorang gadis menemukan sebuah kunci misterius.

Contoh:
She lived in a beautiful magical castle.
Artinya:
Dia tinggal di kastel ajaib yang indah
She lived in a beautiful magical castle.
Artinya:
Dia tinggal di kastel ajaib yang indah

6. Contoh Imaginative Story
THE MAGIC DOOR
English Version
Once upon a time, there was a young boy named Daniel. He lived with his grandmother in a small village near a dark forest.
Daniel was a curious and brave boy. One afternoon, he was walking near the forest when he saw an old wooden door between two large trees.
The door looked strange. It had a golden handle and a small blue star in the middle.
Daniel touched the door. Suddenly, the door opened by itself.
Behind the door, Daniel saw a beautiful magical world. There were colorful flowers, flying birds, and small houses in the trees.
Suddenly, a little fairy appeared in front of him.
English Version
Once upon a time, there was a young boy named Daniel. He lived with his grandmother in a small village near a dark forest.
Daniel was a curious and brave boy. One afternoon, he was walking near the forest when he saw an old wooden door between two large trees.
The door looked strange. It had a golden handle and a small blue star in the middle.
Daniel touched the door. Suddenly, the door opened by itself.
Behind the door, Daniel saw a beautiful magical world. There were colorful flowers, flying birds, and small houses in the trees.
Suddenly, a little fairy appeared in front of him.
“Welcome, Daniel,” said the fairy. “Our kingdom needs your help.”
Daniel was surprised, but he decided to help the fairy.
The fairy told him that a giant had stolen the magic crystal from the kingdom. Without the crystal, the flowers would lose their colors and the magical animals would disappear.
Daniel was surprised, but he decided to help the fairy.
The fairy told him that a giant had stolen the magic crystal from the kingdom. Without the crystal, the flowers would lose their colors and the magical animals would disappear.
Daniel followed the fairy to the giant’s cave. He was afraid, but he remembered that he had promised to help.
Daniel talked to the giant instead of fighting him. He discovered that the giant was lonely and only wanted a friend.
Daniel invited the giant to visit the magical kingdom.
The giant returned the magic crystal. The kingdom became colorful again.
Finally, everyone thanked Daniel for his kindness and courage.
Daniel returned home through the magic door.
From that day on, Daniel learned that kindness and courage can solve many problems.
Daniel talked to the giant instead of fighting him. He discovered that the giant was lonely and only wanted a friend.
Daniel invited the giant to visit the magical kingdom.
The giant returned the magic crystal. The kingdom became colorful again.
Finally, everyone thanked Daniel for his kindness and courage.
Daniel returned home through the magic door.
From that day on, Daniel learned that kindness and courage can solve many problems.
7. Arti dalam Bahasa Indonesia
PINTU AJAIB
PINTU AJAIB
Pada suatu ketika, ada seorang anak laki-laki bernama Daniel. Dia tinggal bersama neneknya di sebuah desa kecil dekat hutan yang gelap.
Daniel adalah anak laki-laki yang ingin tahu dan pemberani. Suatu sore, dia sedang berjalan di dekat hutan ketika dia melihat sebuah pintu kayu tua di antara dua pohon besar.
Pintu itu terlihat aneh. Pintu tersebut memiliki pegangan berwarna emas dan sebuah bintang biru kecil di tengahnya.
Daniel menyentuh pintu itu. Tiba-tiba, pintu tersebut terbuka dengan sendirinya.
Di balik pintu, Daniel melihat sebuah dunia ajaib yang indah. Ada bunga-bunga berwarna-warni, burung-burung yang dapat terbang, dan rumah-rumah kecil di atas pohon.
Tiba-tiba, seekor peri kecil muncul di hadapannya.
Daniel adalah anak laki-laki yang ingin tahu dan pemberani. Suatu sore, dia sedang berjalan di dekat hutan ketika dia melihat sebuah pintu kayu tua di antara dua pohon besar.
Pintu itu terlihat aneh. Pintu tersebut memiliki pegangan berwarna emas dan sebuah bintang biru kecil di tengahnya.
Daniel menyentuh pintu itu. Tiba-tiba, pintu tersebut terbuka dengan sendirinya.
Di balik pintu, Daniel melihat sebuah dunia ajaib yang indah. Ada bunga-bunga berwarna-warni, burung-burung yang dapat terbang, dan rumah-rumah kecil di atas pohon.
Tiba-tiba, seekor peri kecil muncul di hadapannya.
“Selamat datang, Daniel,” kata peri itu. “Kerajaan kami membutuhkan bantuanmu.”
Daniel terkejut, tetapi dia memutuskan untuk membantu peri tersebut.
Peri itu memberitahunya bahwa seorang raksasa telah mencuri kristal ajaib dari kerajaan. Tanpa kristal tersebut, bunga-bunga akan kehilangan warnanya dan hewan-hewan ajaib akan menghilang.
Daniel terkejut, tetapi dia memutuskan untuk membantu peri tersebut.
Peri itu memberitahunya bahwa seorang raksasa telah mencuri kristal ajaib dari kerajaan. Tanpa kristal tersebut, bunga-bunga akan kehilangan warnanya dan hewan-hewan ajaib akan menghilang.
Daniel mengikuti peri itu menuju gua raksasa. Dia merasa takut, tetapi dia ingat bahwa dia telah berjanji untuk membantu.
Daniel berbicara kepada raksasa itu daripada melawannya. Dia mengetahui bahwa raksasa tersebut kesepian dan hanya menginginkan seorang teman.
Daniel mengundang raksasa itu untuk mengunjungi kerajaan ajaib.
Raksasa tersebut mengembalikan kristal ajaib. Kerajaan itu kembali menjadi berwarna-warni.
Akhirnya, semua orang berterima kasih kepada Daniel atas kebaikan dan keberaniannya.
Daniel pulang melalui pintu ajaib.
Daniel berbicara kepada raksasa itu daripada melawannya. Dia mengetahui bahwa raksasa tersebut kesepian dan hanya menginginkan seorang teman.
Daniel mengundang raksasa itu untuk mengunjungi kerajaan ajaib.
Raksasa tersebut mengembalikan kristal ajaib. Kerajaan itu kembali menjadi berwarna-warni.
Akhirnya, semua orang berterima kasih kepada Daniel atas kebaikan dan keberaniannya.
Daniel pulang melalui pintu ajaib.
