Cara Merapikan Rumah Saat Lelah: Mulai dari Area yang Paling Dibutuhkan

Pulang kerja, Anda melihat tas di kursi, pakaian di sofa, dan gelas bekas minum di meja. Anda ingin membereskannya, tetapi rasa lelah membuat Anda terus menundanya. Jika situasi ini terasa akrab, cobalah cara merapikan rumah dalam 15 menit dengan memilih satu area terlebih dahulu.

Anda tidak perlu menata seluruh rumah sekaligus. Sebagai langkah awal, gunakan waktu singkat ini untuk membuka tempat duduk, mengosongkan meja makan, atau membebaskan jalur berjalan. Pendekatan tersebut mengikuti anjuran untuk memilih satu pekerjaan kecil dan memusatkan perhatian selama 15 menit. Namun, tetap sesuaikan target dengan kondisi rumah dan tenaga Anda hari itu.[1]

Mengapa Rumah Cepat Berantakan?

Kebiasaan kecil sering membuat barang menumpuk. Misalnya, Anda meletakkan surat di meja makan, menggantung pakaian di sandaran kursi, atau meninggalkan charger setelah memakainya. Akibatnya, barang-barang tersebut memenuhi ruang yang Anda perlukan untuk aktivitas lain.

Selain itu, barang tanpa tempat penyimpanan mudah berpindah-pindah. Kunci masuk ke tas, lalu berpindah ke meja, kemudian terselip di antara kertas. Karena itu, tentukan tempat khusus untuk setiap barang, sebagaimana anjuran penataan dalam Better Homes & Gardens.[3]

Persiapan Sebelum Mulai Merapikan Rumah

Pertama, siapkan kantong sampah, keranjang atau wadah kosong, serta kain lap. Gunakan perlengkapan yang sudah Anda miliki. Sebagai contoh, pakai kardus bekas untuk menampung sementara barang yang perlu Anda bawa ke ruangan lain. Panduan Apartment Therapy juga menyarankan penggunaan keranjang untuk mengumpulkan barang yang salah tempat.[2]

Selanjutnya, pilih satu area yang paling mengganggu aktivitas, misalnya:

  • Meja makan yang penuh barang.
  • Sofa yang menampung pakaian dan tas.
  • Meja kerja yang menyisakan sedikit ruang.
  • Area dekat pintu yang penuh alas kaki.

Setelah itu, pasang timer selama 15 menit dan fokus pada satu area tersebut.[1] Hindari membuka lemari atau membongkar laci pada sesi ini karena pekerjaan tersebut membutuhkan waktu tersendiri.

Cara Merapikan Rumah dalam 15 Menit

Pembagian waktu berikut merupakan contoh praktis, bukan aturan baku dari sumber rujukan. Oleh karena itu, Anda boleh menyesuaikan durasi setiap langkah dengan kondisi area dan kebutuhan Anda.

Menit 1–3: Ambil Sampah yang Terlihat

Awali kegiatan dengan mengambil bungkus makanan, tisu bekas, dan kemasan kosong. Kemudian, masukkan sampah dari area pilihan Anda ke tempat sampah sesuai jenisnya.

Namun, periksa kertas sebelum membuangnya. Pisahkan dokumen, tagihan, atau catatan yang masih Anda perlukan. Jika Anda belum yakin, letakkan kertas tersebut dalam satu map untuk Anda periksa nanti.

Dengan langkah ini, Anda bisa lebih mudah melihat barang yang masih membutuhkan penataan.

Menit 4–7: Kelompokkan Barang yang Salah Tempat

Berikutnya, ambil barang yang tidak seharusnya berada di area tersebut. Masukkan buku, mainan, atau perlengkapan lain ke keranjang sementara agar Anda tidak bolak-balik ke ruangan lain. Teknik mengumpulkan barang sebelum mengembalikannya juga muncul dalam panduan penataan singkat Apartment Therapy.[2]

Sementara itu, pisahkan barang yang membutuhkan penanganan khusus. Bawa piring dan gelas ke dapur, lalu masukkan pakaian kotor ke keranjang cucian. Jangan mencampurkan peralatan makan bekas dengan buku atau barang bersih.

Selama langkah ini, hindari membaca buku, mencoba pakaian, atau memeriksa isi tas. Sebaliknya, arahkan perhatian pada kegiatan mengelompokkan dan memindahkan barang.

Menit 8–11: Kembalikan Fungsi Area Utama

Setelah mengumpulkan barang yang salah tempat, rapikan permukaan yang paling sering Anda gunakan. Misalnya, kosongkan bagian tengah meja makan, susun bantal sofa, atau sediakan ruang untuk laptop di meja kerja.

Lalu, tanyakan pada diri sendiri: “Apakah saya sudah bisa memakai area ini dengan nyaman?”

Pertanyaan tersebut membantu Anda menentukan batas pekerjaan. Jika Anda sudah bisa makan di meja atau duduk di sofa, berarti area tersebut kembali menjalankan fungsinya. Dengan demikian, Anda bisa mengakhiri penataan tanpa harus menyempurnakan setiap sudut.

Menit 12–14: Kembalikan Barang ke Tempatnya

Selanjutnya, bawa keranjang sementara dan kembalikan barang ke lokasi masing-masing. Tempatkan buku di rak, simpan mainan dalam wadah, lalu letakkan tas di tempat yang mudah Anda jangkau. Langkah ini juga menjadi bagian penutup dalam panduan penataan menggunakan keranjang.[2]

Jika suatu barang belum mempunyai tempat, tentukan lokasi sederhana berdasarkan kebiasaan Anda memakainya. Sebagai contoh, sediakan wadah kunci dekat pintu atau satu tempat khusus untuk remote.

Namun, jangan biarkan keranjang sementara berubah menjadi tumpukan baru. Jika waktu belum cukup, tentukan kapan Anda akan menyelesaikan sisanya.

Menit 15: Lap Permukaan dan Periksa Hasilnya

Terakhir, gunakan satu menit untuk mengelap permukaan yang sudah kosong. Pilih meja atau bagian lain yang paling membutuhkan pembersihan ringan. Kemudian, gunakan lap yang sesuai dengan bahan permukaannya.

Setelah itu, lihat kembali area tersebut. Pastikan Anda sudah bisa duduk, bekerja, atau berjalan tanpa memindahkan barang terlebih dahulu.

Jika timer berbunyi sebelum Anda menyelesaikan semuanya, cukupkan sesi kali ini. Anda bisa melanjutkan pekerjaan yang tersisa pada sesi singkat berikutnya.[1]

Kebiasaan agar Rumah Tidak Cepat Berantakan Lagi

Selain menjalankan sesi 15 menit, kurangi barang yang menumpuk setiap hari. Untuk memulainya, pilih satu kebiasaan yang paling sesuai dengan rutinitas Anda.

Kembalikan Barang Setelah Memakainya

Setelah membaca, kembalikan buku ke rak. Begitu pula setelah memakai gunting, simpan kembali di tempat semula. Dengan cara ini, Anda mengurangi pekerjaan yang menunggu pada akhir hari.

Agar lebih mudah, tentukan tempat penyimpanan yang jelas dan mudah Anda jangkau. Kemudian, gunakan lokasi yang sama setiap kali Anda menyimpan barang tersebut.

Letakkan Penyimpanan Dekat Lokasi Penggunaan

Jika Anda selalu melepas sepatu dekat pintu, sediakan tempat sepatu di area tersebut. Demikian pula jika pakaian kotor sering menumpuk di kamar, letakkan keranjang cucian di lokasi yang mudah Anda jangkau.

Prinsip ini mengikuti contoh penataan dalam Better Homes & Gardens, seperti menyimpan sepatu dekat pintu masuk dan perlengkapan makan dekat meja makan.[3]

Bagi Tugas Secara Jelas

Jika Anda tinggal bersama keluarga atau teman, sepakati tugas sederhana. Misalnya, satu orang mengembalikan peralatan makan, sementara orang lain merapikan barang pribadi.

Selain membagi tugas, gunakan instruksi yang spesifik, seperti “simpan mainan ke kotak” atau “kosongkan meja makan”. Lalu, tentukan kapan setiap orang mengerjakannya agar pembagian tugas lebih jelas.

Kaitkan dengan Rutinitas yang Sudah Ada

Pilih waktu yang mudah Anda ingat, misalnya setelah makan malam atau sebelum tidur. Sebagai alternatif, lakukan sesi singkat sebelum mulai bekerja dari rumah.

Panduan Healthy Habits for Life dari University College London menjelaskan bahwa pengulangan tindakan pada waktu atau tempat yang sama membantu pembentukan kebiasaan. Selain itu, tindakan yang mengikuti rutinitas sehari-hari biasanya lebih mudah menjadi kebiasaan. Anda dapat menerapkan prinsip umum ini pada kegiatan merapikan rumah.[5]

Namun, Anda tidak harus selalu meluangkan 15 menit. Pada hari yang padat, gunakan lima menit untuk mengembalikan barang yang paling mengganggu. NHS juga menyarankan teknik memulai tugas selama lima menit dengan timer agar pekerjaan terasa lebih mudah Anda kerjakan.[4]

Pertanyaan Seputar Merapikan Rumah

Apakah 15 menit cukup untuk merapikan seluruh rumah?

Durasi tersebut lebih cocok untuk merapikan satu area atau melakukan penataan ringan. Better Homes & Gardens juga menyarankan sesi 15 menit untuk menyelesaikan tugas tertentu secara bertahap. Jadi, rumah dengan banyak tumpukan barang biasanya membutuhkan beberapa sesi.[3]

Mana yang lebih dulu, merapikan atau membersihkan?

Jika barang menutupi meja atau lantai, rapikan barang terlebih dahulu. Setelah itu, bersihkan permukaannya. Namun, segera tangani tumpahan atau kotoran yang dapat menimbulkan bahaya.

Bagaimana jika saya bingung harus mulai dari mana?

Pilih satu tempat yang ingin segera Anda gunakan. Misalnya, mulai dari meja makan jika Anda ingin makan. Sebaliknya, pilih tempat tidur atau sofa jika Anda ingin beristirahat.

Kemudian, batasi pekerjaan pada area kecil agar Anda memiliki target yang realistis untuk sesi singkat.[1]

Mulai dari Satu Area Hari Ini

Cara merapikan rumah yang mudah Anda jalankan berawal dari target yang jelas dan cukup kecil. Karena itu, pilih satu area, pasang timer, lalu kembalikan fungsi ruang tersebut melalui langkah sederhana.

Mulailah dari tempat yang paling Anda butuhkan malam ini. Setelah selesai, nikmati hasilnya: meja yang siap menampung hidangan atau sofa yang kembali lapang untuk beristirahat.

Daftar Sumber

[1] Nguyen, S. (2022, 22 September). This 15-Minute Challenge Will Change the Way You Look at Decluttering. Apartment Therapy.

[2] Williford, T. (2021, 24 September). If You Only Have 20 Minutes to Declutter, Here’s What to Do. Apartment Therapy.

[3] Bennett, J. (2024, 12 Februari). Declutter Your Home Fast with These 15-Minute Organizing Tasks. Better Homes & Gardens.

[4] NHS. (Tanpa tahun). Tackling Your To-Do List. Every Mind Matters.

[5] University College London. (Tanpa tahun). Healthy Habits for Life.

Tinggalkan komentar